Indonesia English
Kamis, 17 Januari 2019 |
Nasional - Hukum dan Kriminal

Gugatan Praperadilan Kandas, Farhat Abbas Bisa Jadi DPO

Rabu, 30 September 2015 18:18:12 wib - Komentar
Farhat Abbas. (foto merdeka.com).

Jakarta, (Banten88.com) – Kandas sudah perlawanan Farhat Abas terhadap tuntutan Ahmad Dhani. Kandasnya perlawanan Farhat tertuang dalam sidang putusan gugatan praperadilan atas status tersangka Farhat Abbas yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/9). Dalam putusan praperadilan itu, Hakim tunggal Yuningtyas Upiek menolak gugatan yang dimohonkan oleh Farhat.

Sidang tersebut dimulai sekitar pukul 15.15 WIB. Sebagai pemohon, Farhat tak terlihat ada di ruang sidang dan hanya diwakilkan oleh kuasa hukumnya, Burhanuddin. Berdasarkan beberapa pertimbangan, putusan pun dibacakan Yuningtyas. "Menyatakan permohonan praperadilan termohon tidak dapat diterima," katanya.

Atas putusan tersebut, status Farhat Abbas tetap menjadi tersangka atas pelaporan Ahmad Dhani. Hakim tunggal, Yuningtyas Upiek menyatakan permohonan praperadilan Farhat tidak diterima. "Menyatakan permohonan praperadilan pemohon tidak dapat diterima. Membebankan biaya perkara pada pemohon nihil," kata Yuni mengaskan.

Dalam ruang sidang hanya hadir kuasa hukum dari Farhat, Burhanuddin. Dari pihak Dhani selaku pemohon, Ramdhan Alamsyah duduk di bangku pengunjung. Sementara, termohon diwakili oleh dua kuasa hukumnya. "Hasilnya seperti yang kita dengar tadi. Praperadilan ini yang diajukan Farhat Abbas tidak dapat diterima oleh praperadilan," kata DR. Nova, Bidang Hukum Polda Metro Jaya saat diwawancara usai sidang.

Ini kali kedua praperadilan Farhat tidak diterima oleh pengadilan. Permohonan pertama tidak diterima. Pihak Farhat kembali mengajukan permohonan praperadilan. Setelah persidangan beberapa minggu dengan memanggil beberapa saksi, antara lain anak kedua Ahmad Dhani dan Elsa Syarief, hakim kembali tidak menerima pengajuan praperadilan Farhat.

Farhat dilaporkan oleh Ahmad Dhani atas tuduhan pencemaran nama baik di media internet. Mantan suami Nia Daniati itu diketahui memang beberapa kali menyinggung kecelakaan AQJ lewat kicauannya di Twitter. Farhat ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Praperadilan atas status barunya itu ditolak pengadilan meski Farhat berkali-kali mengatakan dirinya tidak bersalah atas kicauan yang dianggap Dhani menyinggung itu.

Sebelum sidang putusan praperadilan digelar, Farhat Abbas melalui kuasa hukumnya, Burhanuddin mengatakan pihaknya siap menghadiri sidang vonis praperadilan perkara dengan Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hal itu sekaligus untuk menunjukkan bahwa dirinya belum masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). "Nggak benar, DPO itu kalau tiga kali (mangkir). Farhat kan baru dua kali," ungkapnya.

Menurutnya, Farhat ke Singapura memang benar-benar karena sakit. Ia menilai alasan tersebut tidak mengada-ada. "Alasannya jelas, dia masih ada praperadilan juga," katanya.

Sementara, saksi dari Polda Metro Jaya Bidang Hukum, DR Nova, mengatakan bahwa Farhat pasti bakal ditetapkan menjadi daftar pencarian orang (DPO). Menurutnya, pengajuan DPO untuk Farhat sudah diajukan.

Masalah antara Farhat dan Dhani timbul pada pertengahan 2013. Dipicu oleh kicauan Farhat di Twitter mengenai kecelakaan mobil yang menimpa putra bungsu Dhani, Dul. Farhat ditetapkan sebagai tersangka. Ia pun mengajukan gugatan praperadilan atas status hukumnya. (Dang).
 

KOMENTAR DISQUS :

Top