Indonesia English
Jumat, 22 Maret 2019 |
Pemerintahan

Hadi Soeryadi Mengklaim Jalan Rusak di Banten Sekitar 20 Persen

Jumat, 21 Oktober 2016 20:09:44 wib - Komentar
Kepala DBMTR Provinsi Banten Hadi Soeryadi. (foto palapanews.com)

SERANG,(Banten88.com): Program perbaikan infrastruktur Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten tidak hanya fokus di wilayah Banten Selatan saja. Namun, pada tahun 2017 mendatang DBMTR juga mempriotaskan pelebaran ruas jalan raya Siliwangi Pamulang Kota Tangerang Selatan 10,1 KM. 

Kepala DBMTR Provinsi Banten Hadi Soeryadi mengatakan, saat ini jalan rusak di provinsi Banten  sekitar 20 persen lagi. Sesuai RPJMD Provinsi Banten 2012-2017, maka pada tahun 2017 jalan yang rusak tersebut sudah bisa terselesaikan. Pada tahun 2017 pihaknya juga memprioritaskan perbaikan jalan di wilayah Tangerang akan menjadi perhatian serius oleh Pemprov Banten.

Di mana di ruas jalan di wilayah Tangerang banyak jalur provinsi Banten yang belum dilebarkan. Belum lagi, persoalan ruas jalan Siliwangi di Pamulang Kota Tangsel yang hingga kini belum terselesaikan karena masih terkendala masalah pembebasan lahan.

“Jalan Pamulang itu tahun ini belum full kita anggarkan untuk masalah pembebasan lahannya. Dari seharusnya 10 km yang lahan harus dibebaskan, tapi kita baru sanggup 3 km saja,” katanya. 

Dijelaskan Hadi, rencananya pada tahun 2017 nanti jalan Siliwangi Pamulang akan diprioritaskan. Karena harga lahan-lahan yang berubah-ubah, sehingga pemprov banten menjadi kesulitan. Di mana anggaran untuk pembebasan lahan untuk pelebaran ruas jalan Pamulang diprediksi pemprov Banten membutuhkan alokasi anggaran pembebasan lahan sekitar Rp 800 miliar, di mana harga lahan permeternya mencapai Rp4 juta per meternya. Namun, pihaknya akan secara bertahap untuk mengalokasikan anggaran pembebasan lahan pelebaran jalan Siliwangi yang dibangun Pemprov Banten sejak tahun 2014 silam.

“Tadinya saya punya strategi untuk masalah pembebasan lahan kita akan serahkan kepada Pemkot Tangsel melalui anggaran bantuan keuangan. Kita sudah ajukan ke Bappeda, dan dewan. Tapi semua itu dilihat anggarannya. Kalau memungkinkan.,” katanya. (Okan).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top