Indonesia English
Rabu, 20 Maret 2019 |
Pendidikan

Hari Pertama, Pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Jawilan Berlangsung Lancar

Senin, 09 April 2018 14:22:58 wib - Komentar
Hari pertama, pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Jawilan, Senin (9/4/2018). (Foto:Iman).

Serang,(Banten88.com): Unit Pelaksana Teknis SMA Negeri 1 Jawilan, Kabupaten Serang, tahun pelajaran 2017/2018 menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hari pertama pelaksanaan UNBK dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer atau disebut juga Computer Based Test (CBT) dilaksanakan selama 4 hari, mulai 9 sampai 12 April 2018.  

Peserta didik kelas XII yang ikut UNBK sebanyak 236 orang dari 2 Program IPA dan IPS. Untuk Program IPA sebanyak 105 orang terdiri dari 43 laki-laki dan 63 perempuan. Sedangkan untuk jurusan IPS pesertanya sebanyak 131 orang, yakni 57 laki-laki dan 74 perempuan. Lab komputer yang digunakan 2 ruang dimana pelaksanaannya dibagi menjadi tiga sesi yakni sesi pertama dimulai jam 07.30 Wib sampai 9.30 Wib, sesi kedua dimulai jam 10.30 Wib sampai 12.30 Wib dan sesi ketiga dimulai dari jam 14.00 Wib sampai 16.00 Wib. Hal tersebut dikatakan Kepala Unit Pelaksana Teknis, SMA Negeri 1 Jawilan, Drs Rustomi Effendi, MM kepada Banten88.com,di hari pertama, pelaksanaan UNBK, Senin (9/4/2018).

Rustomi Effendi mengungkapkan, pada hari pertama pelaksanaan UNBK tidak ada kendala karena sejak dua hari sebelumnya sudah dipersiapkan segala sesuatunya. Namun yang lebih penting lagi daya dukung eksternal, yang non teknis misalnya seperti ronda, untuk menjaga keamanan dari hal-hal yang tidak diperhitungkan kadang-kadang musibah pencurian itu ada makanya untuk jaga malam, baik kuantitas maupun kualitas ditingkatkan dengan cara jam masuk 05.30 Wib dan sorenya sudah ada yang piket kemudian berakhir sampai dengan jam 06.00 Wib juga sudah ada. Dari awalnya jumlahnya 2 orang menjadi 3 orang. Selain itu, lanjut Rustomi Effendi, infrastruktur sekolah masih perlu bantuan atau perlu ditingkatkan lagi contohnya komputer, untuk mengatasi kekurangan, sekolah menyewa komputer sebanyak 40 unit, yang dananya bersumber dari biaya anggaran UNBK. Sedangkan 5 unit sebagai cadangan sudah diberikan dari dana BOS triwulan I tahun 2018. Yang tidak kalah penting lagi yakni daya dukung dari orang tua siswa.

“Mengingat SMA Negeri 1 Jawilan makin diminati tahun kemarin saja sampai 600 orang lebih, maka untuk peserta didik baru, tahun pelajaran 2018/2019 akan ditambah satu kelas, yang tadinya 7 kelas menjadi 8 kelas, dimana setiap rombelnya 36 orang. Semoga kedepan, sekolah makin maju dalam pengembangan infrastruktur,”ungkap Rustomi Effendi. (Iman)

KOMENTAR DISQUS :

Top