Indonesia English
Senin, 08 Agustus 2022 |
Nasional - Hukum dan Kriminal

Hasil Pengembangan, “koboi” Mall of Serang Ternyata Kelompok Curanmor

Senin, 14 September 2015 18:32:42 wib - Komentar
Kapolres Serang AKBP Nunung Syaifuddin.

Serang,(Banten88.com): Dua “koboi”  bersenjata tajam dan senjata api yang sempat mengamuk di Mall of Serang (MoS), ternyata merupakan sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang biasa beroperasi di kawasan Serang Timur. Keduanya diketahui berinisial CI, (35), dan KC, (22). Keduanya merupakan kawanan curanmor jaringan dari Kelompok Lampung. 

Dalam pengembangan, Tim Buru Sergap (Buser) Polres Serang berhasil meringkus  dua  tersangka KH, (25),  dan HH, (21) di tempat kos-kosan di wilayah Cikande. Dalam penyergapan ini, CI yang ditugaskan menunjukan persembunyian kelompoknya terpaksa ditembak lutut kanannya karena berusaha melarikan diri. Begitupun KH, tersangka lainnya, terpaksa ditembak betis kanannya karena melakukan perlawanan saat petugas menyergap ditempat kosnya.

"Dari empat tersangka ini, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata api, sebilah pisau, plat nomor kendaraan dan empat unit sepeda motor Honda Beat hasil pencurian kawanan ini," ungkap Kapolres Serang, AKBP Nunung Syaifuddin kepada wartawan saat ekspose di Mapolres Serang, Senin (14/9).

Kapolres menjelaskan awal terbongkarnya sindikat curanmor ini berawal saat petugas sedang melakukan operasi rutin di sekitar MoS. Saat itu, petugas mencurigai CI dan KC yang gugup menghidari petugas dengan memasuki areal pusat perbelanjaan MoS.  

Terjadi upaya pengejaran oleh pihak petugas karena kedua pelaku berusaha menerobos masuk ke dalam mall. Naas, kedua pelaku terjatuh dan langsung menyita perhatian satpam yang kemudian membantu petugas melakukan pengejaran. 

Secara kebetulan saat proses pengejaran tersebut ada Ipda Dwi Yanto yang sedang berbelanja bersama istri dan anaknya. Melihat kejadian tersebut Kasi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Serang ini segera mengamankan keluarganya dan langsung membantu petugas dengan mengejar pelaku.

Merasa terdesak, lanjut Kapolres, CI berusaha menembak petugas sebanyak dua kali. Apes, pistol rakitan yang digunakan CI tersebut tidak meletus karena pelaku gugup dan hanya menarik-narik tuas bagian belakang. Sementara KC yang membawa pisau tunggang-langgang menghidari kejaran sebelum keduanya dapat diringkus petugas.

"Senjata pelaku tidak meletus saat membidik kearah petugas. Tersangka CI berhasil diringkus Ipda Dwi Yanto setelah merebut motor pengendara untuk kabur," terang Kapolres didampingi AKP Arrizal Samelino, Kasat Reskrim.(YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top