Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Nasional - Ekonomi dan Bisnis

Hingga September, Beras Raskin Sudah Terserap 72,6 Persen

Jumat, 25 September 2015 18:52:55 wib - Komentar
Ilustrasi

Serang,(Banten88.com): Kepala Bulog Sub Divre Serang Guntur Muayad Bustomi mengatakan, serapan beras miskin (raskin) untuk tiga daerah, yakni Kota Serang, Kota Cilegon dan kabupaten Serang, hingga saat ini telah terserap 72,6 persen.

Dari tiga wilayah tersebut Kabupaten Serang menjadi wilayah yang serapan raskinya  terendah, dari total pagu 10.685 ton baru terserap 6.511 ton atau 60,93 persen.
“Sementara untuk Kota Serang serapannya sudah mencapai 95.32 persen, dari total pagu 3.081 ton hanya tersisa 144 ton. Kota Cilegon menjadi yang tertinggi serapanya mencapai 100 persen, dari pagu 1.995 ton sudah terserap semua untuk sembilan bulan. Hanya tinggal sisa 498 ton untuk tiga bulan ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Publik Bulog Sub Divre Serang Haerullah mengatakan meski Kab. Serang menjadi yang terendah serapannya, namun jika dibandingkan tahun lalu serapanya  telah  mengalami peningkatan.

"Khususnya untuk Kab Serang, ada beberepa kelurahan terkadang mengambil raskin itu tidak rutin setiap bulan. Tapi ada yang digabungkan nanti ngambilnya per tiga bulan. Makanya, kami juga serba salah jika ada komplain dari penerima raskin jika berasnya apek, ya itu karena serapannya yang telat dan lama di gudang," katanya.
Haerul menambahkan meskipun saat ini kekeringan yang terjadi pada musim tanam 2015 mengancam penyerapan gabah oleh Bulog Subdivre Serang. Namun meskipun begitu, Bulog Serang menjamin stok beras aman hingga akhir tahun. "Stok beras aman hingga enam bulan ke depan, meskipun saat ini sedang dilanda musim kemarau berkepanjangan dampak dari El Nino," katanya.

Ia mengatakan, ketika datang musim kemarau ditambah lagi adanya dampak El Nino yang membuat musim kemarau lebih lama, maka Bulog menyiasati dengan cara siapkan ketahanan pangan. Untuk kurun waktu minimal tiga bulan, Bulog harus punya ketahanan pangan. Hal itu dilakukan saat musim panen raya, dan sekarang juga disebagian daerah ada panen raya meskipun tidak banyak. "Jadi tugas Bulog itu, selain menyalurkan beras Raskin ke tiga wilayah, kami juga selalu menyiapkan ketahanan pangan," katanya seperti diberitakan kabar-banten.com.

Ia menambahkan pihaknya juga menyiapkan stok daging sapi. Dimana saat ini stok untuk daging sapi dalam kondisi daging sapi beku ada 300 kg, ditambah dengan sapi yang jumlahnya ada sekitar 1.300 ekor. Sapi dan daging itu dipersiapkan untuk antisipasi adanya kenaikan harga. "Sapi yang ada di kami itu sapi impor, dan sapi itu juga dijual untuk umum," tuturnya.(YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top