Indonesia English
Selasa, 09 Agustus 2022 |
Seputar Banten

Dipimpin Bupati Tatu Serang Raih Segudang Prestasi

Selasa, 03 Oktober 2017 11:44:18 wib - Komentar
Bupati Serang Hj Ratu Tatu Chasanah menerima penghargaan dari Indonesia Attractiveness Award

Serang, (Banten88.com): Sejak dilantik menjadi Bupati Serang pada awal tahun 2016 lalu,Hj Ratu Tatu Chasanah  dan wakilnya Pandji Tirtayasa terus berinovasi untuk membenahi pelayanan kepada masyarakat, dan menggali berbagai potensi daerah agar dapat sejajar dengan daerah lainnya yang lebih dahulu maju.

Kerja keras yang dilakukannya ternyata membuahkan hasil yang memuaskan, sehingga membuat Kabupaten Serang maju pesat. Sehingga tak heran,berbagai penghargaan baik di tingkat Provinsi maupun nasional berhasil disabet oleh bupati wanita pertama di Kabupaten Serang tersebut.

Bahkan, Kabupaten Serang dibawah kedali Hj Ratu Tatu Chasanah, untuk kedua kalinya berhasil mendapatkan penghargaan tingkat nasional dari ajang Indonesia Attractiveness Award yang digelar Frontier Consulting Group yang diterimanya,Jumat (29/9) pekan lalu.

“Pada ajang bergengsi ini, Kabupaten Serang dinobatkan sebagai "Kabupaten Terbaik" kategori diamond. Penghargaan diberikan oleh Frontier Media Group kepada saya selaku Bupati Serang,” terang Tatu yang juga ketua DPD Golkar Provinsi Banten ini kepada Banten88 ,Selasa (3/10).

Dalam ajang Indonesia Attractiveness itu, penilaian terhadap daerah terbaik menggunakan empat komponen utama, yaitu, tingkat investasi, jumlah infrastruktur, pelayanan publik dan pariwisata. Dari keempat komponen itu, maka dihasilkan Indonesia Attractiveness Index (IAI) yang digunakan untuk melakukan pemeringkatan daerah terbaik dan salah satunya adalah Kabupaten Serang.

Untuk menghasilkan pemeringkatan IAI, digunakan metodologi penelitian kuantitatif. Tim peneliti menyisir data sekunder dan primer (Mystery calling, analisis digital dan media sosial) dari 508 kabupaten/kota. Pengumpulan data primer dilakukan dari Mei hingga Juni 2017. Sedang data sekunder sejak awal 2016.

Dari 508 kabupaten/kota, hanya 136 kabupaten/kota yang meraih penghargaan ini. Untuk Kabupaten Serang, penghargaan ini diraih untuk kedua kali, dari sebelumnya tahun 2016 mendapatkan award serupa.

“Pemkab Serang terus melakukan kerja-kerja efektif. Mulai dari kemudahan perizinan investor, menarik wisatawan dengan penataan objek wisata dan pelaksanaan event pariwisata, pengembangan UMKM melalui sinergi Bank-PT Jamkrida Banten-Forum UMKM, perbaikan infrastruktur yang diikat oleh peraturan daerah, hingga efektivitas kerja dan efisien anggaran pemerintah daerah,” tutur adik kandung mantan Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah ini.

Tatu mengaku sangat bersyukur atas berbagai penghargaan yang diterima oleh Pemkab Serang dan akan terus berbuat yang baik dan akan menjadi motivasi kedepannya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang.

”Kami bersyukur dan bangga atas penghargaan tersebut. Saya dengan Pak Pandji Tirtayasa dibantu oleh aparatur Pemkab Serang yang luar biasa. Kami bersinergi dengan partisipasi masyarakat, membangun Kabupaten Serang dengan sepenuh hati, pikiran, dan kerja-kerja efektif,” paparnya.

“Penghargaan ini harus menjadi motivasi dan memacu kinerja Pemkab Serang ke arah yang lebih baik. Tentu para pengusaha baik kecil, menengah, dan besar berkontribusi dalam penghargaan ini dan terutama pembangunan di Kabupaten Serang. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Serang,” katanya

Dirinya menyadari,masih banyak yang harus dilakukan oleh Pemkab Serang untuk perbaikan dan pembenahan,teruamata masalah infrastruktur jalan.Pasalanya,ruas jalan Kabupaten Serang sepanjang 601 kilometer,saat ini baru sekitar 120 kilometer yang dalam kondisi mantap atau sudah dibeton.

Sementara sisa ruas jalan yang belum mantap akan dibangun secara bertahap stiap tahun sepanjang 100 kiometer hingga tahun 2021.

“Dalam RPJMD ditargetkan setiap tahun 100 kilometer ruas jalan yang akan ditingkatkan menjadi mantap. Untuk 100 kilometer itu dibutuhkan anggaran sekira Rp300 miliar per tahun,” cetusnya.

Padahal, APBD Kabupaten Serang sangat terbatas, hanya sekira Rp 2,6 triliun. Sementara belanja langsung rata-rata hanya Rp 1 triliun. “Namun demikian, kami berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur jalan. Kami sudah membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur,” tegasnya.

Dalam perda itu, diamanatkan anggaran infrastruktur yang menjadi prioritas, rata-rata per tahun Rp 300 miliar, terbesar dari anggaran program lain. Rata-rata per tahun dibangun 100 KM jalan,sehingga ditargetkna  tahun  2021, raus jalan jalan di Kabupaten Serang dalam kondisi mantap.

“Tidak bisa semua jalan rusak diperbaiki dalam satu tahun, tetapi jalan paling rusak wajib menjadi prioritas. Semoga masyarakat bisa bersabar,” imbuhnya.

Sebelumnya,sejumlah penghargaan bergengsi tingkat nasional yang pernah di terima oleh Bupati Serang adalah, penghargaan dari negara atas jasanya dalam bidang perikemanusian, sehingga diberi tanda  Jasa dan anugerah Satya Lancana Kebaktian Sosial oleh presiden Joko Widodo, penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari wakil presiden Jusuf Kalla, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran Hj Ratu Tatu Chansanah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender di Kabupaten Serang,dan penghargaan Anugerah Literasi atas hasil  kerja keras dan upaya dengan membuat berbagai terobosan untuk menggerakan warganya dalam budaya membaca.(eli)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top