Indonesia English
Selasa, 09 Agustus 2022 |
Nasional - Pendidikan

Ijazah Universitas Berkley Palsu, Mahasiwaa Adhy Niaga Terlantar

Rabu, 03 Juni 2015 22:05:43 wib - Komentar

Jakarta, (Banten88.com) – Gebrakan Menteri Ristek dan Dikti M Nasir yang menyisir universitas yang mengeluarkan ijazah bodong patut diacungi jempol. Nasir menyatakan, semua ijazah yang telah dikeluarkan Universitas Berkley adalah palsu. Ijazah tersebut tidak didapatkan para mahasiswa melalui proses belajar mengajar.

"Karena ntidak  berijin, saya anggap itu palsu semua‎, tidak berlaku," ujar Nasir kepada wartawan di Gedung Kementerian Ristek dan Dikti, Jalan Jenderal Sudirman, Jaksel, Rabu (3/6).

Dikatakan Nasir, kasus Universitas Berkeley sepenuhnya diserahkan ke kepolisian. Maka, pihak kepolisian yang nanti akan menindak lebih lanjut terkait dugaan pidana yang dilakukan kampus tersebut. "karena tidak berhak keluarkan ijazah, tentu urusannya hukum. Melanggar UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, itu perbaikan dari UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional," katanya.

Muhammad Nasir telah mengeluarkan tiga keputusan kepada STIE Adhy Niaga‎. Namun untuk Universitas Berkley, Menteri Nasir menyerahkan sepenuhnya pada penyelidikan pihak kepolisian."Sedangkan Berkley sudah kami serahkan ke polisi, Pak Kapolri sendiri yang tindak lanjuti, kami masih tunggu apa hasilnya," kata Nasir

Saat disinggung penerapan terhadap dua kampus yang telah disidak itu berbeda, Nasir mengungkapkan, karena kampus Berkley sama sekali tidak memiliki ijin. Maka itu, langkah lebih lanjut‎ penanganannya diserahkan pada polisi untuk mengusut lebih jauh. "Berkeley tak ada ijinnya, kami sudah cek, tak ada ijin, maka kami laporkan ke polisi," tukasnya.

Pada sisi lain, Menteri Nasir meminta agar STIE Adhy Niaga menghentikan aktivitasnya, karena ada dugaan praktik jual beli ijazah palsu. Mahasiswa STIE Adhy Niaga yang kadung belajar di sana pun mempertanyakan kelanjutan nasib pendidikan mereka yang hanya menunggu wisuda. "Nasib kami sekarang mau dikemanakan, tiba-tiba kampusnya dibekukan, apa  tanggungjawab dari pemerintah buat mahasiwa," singgung Ketua BEM STIE Adhy Niaga, Zaenuddin, di kampusnya, Bekasi, Jawa Barat, kemarin.

Dikatakan Zaenudin, pembekuan aktivitas pendidikan di STIE Adhy Niaga dengan tuduhan sebagai kampus abal-abal akan berimbas kepada seluruh keluarga kampus tersebut, terutama kepada mahasiswa. "Pasti akan menjadi bahan omongan, menjadi bahan cemooh dan untuk mahahasiswa yang belum lulus juga menjadi beban moral bagi keluarga," ujarnya.

Menurut Zaenuddin yang berasal dari Lampung ini, dia mengaku bersekolah di STIE Adhi Niaga karena sesuai uang pendidikan yang ditawarkan kampus itu. Bahkan dia mendapatkan beasiswa penuh. "Banyak teman-teman dari Flores, Nias dan Papua, mereka kuliah sesuai budget kantong mereka dan itu hanya ada di Bekasi," ucapnya. (Dang).

KOMENTAR DISQUS :

Top