Indonesia English
Selasa, 06 Desember 2022 |
Nasional - Pemerintahan

Ijin-ijinya Gratiskan ?, Menpan RB Sidak BKPMPT Banten

Rabu, 11 November 2015 19:07:49 wib - Komentar
Menpan RB Yuddy Chrisnandi melakukan sidak di kantor BKPMPT Banten.

SERANG,(Banten88.com): Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi, melakukan sidak di Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan  Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten, di KP3B Curug Kota Serang, Rabu (11/11/2015). 

Menpan RB datang ke BKPMPT pada pukul 14.00 WIB  ditemani beberapa bawahannya dan disambut oleh Sekda Banten Ranta Suharta dididampingi  ASDA II Sumawijaya dan Sekertaris BKPMPT  Deni Hermawan. Tujuan Yuddy datang untuk mengetahui proses perizinan yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten, bahkan Yuddy sempat berbincang dengan para calon investor yang sedang mengurus perizinan.

“Ibu bikin apa? Gimana ada hambatan ga? Dibantu ga sama petugasnya? Ijin-ijinnya gratis kan?,” tanya Yuddy kepada salah salah satu investor yang akan membuat pabrik di Kota Cilegon.

Tak lama kemudian, Menpan RB keluar dari ruangan dan berjalan bersama menuju ruangan Kepala Badan.  Yuddy sempat menyampaikan bahwa dirinya  akan terus melakukan kunjungan mendadak kepada unit-unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang sudah terbentuk di seluruh daerah. Dengan demikian, pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah akan semakin membaik.  Yuddy juga memberikan apresiasi  kepada PTSP Banten atas pelayanan yang selama ini berjalan baik.

“Saya ke Banten sudah beberapa kali, termasuk ke Kabupaten dan Kota, dan setiap saya datang selalu ada yang lebih baik, dan saya yakin ini akan semakin baik,” kata Yuddy usai melihat-lihat loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang terletak disamping kantor BKPMPT Banten.

Dikatakan Yuddy, pelayanan birokrasi harus maksimal karena ukuran kepuasan publik adalah keberhasilan aparatur negara dalam melayani publik. Jadi sudah sewajarnya menempatkan orang pada posisi yang sesuai dengan kompetennya. Yuddy juga mengimbau agar masyarakat dilayani dengan baik dan jangan sampai terdengar keluhan. 

"Saya tanya mana aja tempat pelayanan, tetapi sejauh ini hampir disemua tempat baik, meskipun ada kekurangan. Satu hal yang  terpenting semua pelayanan publik meningkat, bahkan lembaga survei pun mengatakan seperti itu,” kata Yuddy.

Yuddy juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan akuntabilitas kinerja Pemprov  Banten yang setiap tahun nilainya terus meningkat. Menurutnya, nilai akuntabilitas kinerja Pemprov Banten  terus meningkat. Ini mencerminkan tingkat akuntabilitas instansi pemerintah dalam mempertanggungjawabkan hasil atau manfaat dari seluruh penggunaan anggaran negara secara efektif, efisien dan ekonomis. 

“Kami siap membantu meningkatkan akuntabilitas kinerja Pemprov Banten. saat ini nilai akuntabilitas kinerja Provinsi Banten CC. Nah CC itu sudah dekat dengan B. Kami ingin nilainya segera B bahkan bisa mendekati A, maka dari itu dengan memantau langsung saya bisa memberikan masukan-masukan, bagaimana para aparatur pemerintahan memberikan pelayanan, kata Yuddy.

Sekda Banten Ranta Suharta menerangkan, untuk menarik minat investasi di Banten, tidak terlepas dari semangat bidang yang mengurusi investasi dalam memberikan pelayanan kepada para investor. Pelayanan yang dimaksud juga mencakup kemudahan perizinan investasi di Provinsi Banten. Diberlakukannya kebijakan PTSP dengan menerapkan pelayanan di satu tempat dengan prinsip mempermudah pelayanan perizinan investasi, semakin mendorong para investor menanamkan modalnya di Banten, terutama penanam modal asing (PMA). “Perizinan yang mudah disertai pelayanan yang bagus diyakini akan terus menarik investor asing,” kata Sekda.(YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top