Indonesia English
Selasa, 21 Agustus 2018 |
Kesehatan

Ini 5 Efek Samping Jika Makan Stroberi Berlebih

Rabu, 07 Maret 2018 13:01:22 wib - Komentar
Stroberi (Foto: Lifealth)

(Banten88.com): Hampir semua orang suka rasa stroberi yang unik, terlebih buah berwarna merah ini juga kaya manfaat kesehatan. Selain itu, stroberi juga banyak menjadi penghias atau pelengkap hidangan kue atau dessert manis.

Namun, tidak banyak orang tahu bahwa konsumsi stroberi berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, Anda harus berhati-hati ketika mengonsumsi stroberi. Meski lezat, stroberi juga bisa menjadi musuh bagi kesehatan.

Konsumsi stroberi dengan batas yang wajar untuk menghindari efek sampingnya. Jadi, mari kita cari tahu apa saja kemungkinan efek samping dari mengonsumsi stroberi terlalu banyak seperti dilansir dari laman Lifealth, Rabu (7/3/2018).

Alergi

Stroberi mengandung histamin dalam jumlah banyak. Selain itu juga ada unsur-unsur yang dapat menyebabkan pusing, mual dan gatal. Jika Anda memiliki alergi buah, maka penting untuk menghindari konsumsi stroberi. Karena histamin, Anda bisa menghadapi masalah intoleransi makanan. Hal itu bisa menyebabkan masalah pencernaan juga.

Serat berlebih

Stroberi mentah mengandung serat dalam jumlah yang sehat. Hanya secangkir stroberi memberi tubuh serat harian yang cukup. Namun, terlalu banyak serat bisa membahayakan tubuh, karena menghambat penyerapan nutrisi. Bukan hanya itu, kelebihan serat juga dapat membahayakan kesehatan pencernaan Anda juga.

Sensasi terbakar di mulut

Bila Anda makan stroberi setengah matang atau masih mentah, maka bisa mengalami masalah sensasi terbakar di mulut. Jadi, hati-hati ketika ingin mengonsumsi stroberi mentah.

Kemungkinan mengandung pestisida

Sebagian besar stroberi yang ditemukan di pasaran diproduksi untuk tujuan komersial. Akibatnya, stroberi mungkin mengandung lapisan pestisida di permukannya. Jika Anda mengonsumsi stroberi tersebut, maka bisa sangat berbahaya bagi tubuh.

Berbahaya bagi ginjal

Stroberi menakjubkan untuk kesehatan jantung karena kaya potasium. Namun, jika Anda sudah mengonsumsi obat jantung harus waspada, karena potasium yang berlebihan bisa berbahaya bagi ginjal. (Sumber : Okezone.com)

KOMENTAR DISQUS :

Top