Indonesia English
Kamis, 19 April 2018 |
Kesehatan

Ini 5 Makanan Penyebab Perut Kembung

Selasa, 09 Januari 2018 14:09:11 wib - Komentar
Ilustrasi (Foto: Medicinet)

(Banten88.com): Semua orang pasti pernah mengalami kondisi di mana perut terasa kembung setelah selesai makan. Kondisi perut kembung ini terjadi saat perut terasa bengkak atau membesar setelah makan yang biasanya terjadi disebabkan oleh gas atau masalah pencernaan lainnya.

Perut terasa kembung setelah makan, memang merupakan hal yang biasa, bahkan disebutkan sekira 16 hingga 30% orang-orang mengatakan bahwa mereka biasa mengalami perut terasa kembung ini secara rutin.

Nah, agar aktivitas harian tidak melulu harus disertai dengan rasa kembung di perut setiap selesai makan, ada baiknya untuk mengetahui sebenarnya makanan apa saja yang bisa menyebabkan perut kembung. Sehingga ke depannya, Anda bisa menghindari untuk mengonsumsi makanan-makanan tersebut. Berikut daftar ulasan makanan penyebab perut kembung, seperti dilansir Healthline, Selasa (9/1/2018).

Kacang polong

Kacang polong, selain mengandung banyak protein dan karbohidrat sehat, kaya akan serat, dan beberapa vitamin serta mineral. Namun di satu sisi lainnya, kacang polong yang termasuk dalam kacang-kacangan ini juga mengandung gula yang dinamakan alpha-galactosides, yang masuk dalam grup karbohidrat bernama FODMAP (fermentable oligo-, di-, mono-saccharides dan polyols) adalah sejenis karbohidrta yang tidak masuk di pencernaan dan kemudian difermentasikan oleh bakteri usus di usus besar, nah munculnya gas adalah hasil yang ditimbulkan oleh proses ini. Untuk orang yang memiliki kondisi tubuh sehat, FODMAP ini bekerja sebagai bahan bakar untuk bakteri pencernaan yang bermanfaat, namun bagi orang-orang yang memiliki sindrom iritasi usus besar, maka jenis gas lain terbentuk selama proses fermentasi. Sehingga akhirnya hal ini menyebabkan gejala seperti perut kembung, kram dan diare.

Minuman berkarbonasi

Minuman jenis ini disebutkan sebagai salah satu penyebab perut kembung yang sangat umum. Pasalnya, minuman berkarbonasi mengandung sejumlah besar karbon dioksida dan juga gas. Artinya saat diminum maka Anda akhirnya menelan sejumlah besar gas ini, dan beberapa gas terjebak dalam sistem pencernaan dan dapat menyebabkan kembung yang tidak nyaman dan bahkan kram.

Gandum

Bagi orang-orang yang memiliki penyakit celiac disease atau sensitif dengan gluten, maka mengonsumsi gandum diketahui dapat menimbulkan masalah pencernaan, termasuk perut kembung, gas, diare dan sakit perut karena sama halnya dengan kacang polong, gandum juga merupakan sumber utama dari FODMAP.

Bawang bombay 

Walau jarang dikonsumsi utuh, dan lebih banyak digunakan sebagai bahan dalam masakan, makanan pendamping, dan salad. Namun, meski biasa dikonsumsi dalam jumlah yang kecil, bawang bombay diketahui sebagai salah satu sumber makanan utama fruktans, serat larut yang bisa menyebabkan hadirnya rasa kembung. Selain itu, memang ada beberapa orang yang sensitif atau tidak toleran terhadap senyawa lain pada bawang, terutama bawang mentah.

Apel

Apel adalah salah satu buah yang paling terkenal di dunia, hadir dengan kandungan serat, vitamin C dan anti-oksidan yang tinggi. Akan tetapi, bagi sebagian orang apel diketahui juga masuk sebagai salah satu jenis makanan yang menyebabkan perut kembung dan masalah pencernaan lainnya. Sebab, dalam apel terdapat fruktosa (yang merupakan FODMAP) dan kandungan serat tinggi.

Fruktosa dan serat ini yang keduanya bisa difermentasi di usus besar, dan inilah yang dapat menyebabkan gas dan kembung. Jika ingin mengonsumsi apel, untuk menghindari perut kembung disarankan untuk mengonsumsi apel yang dimasak daripada yang mentah meskipun segar, karena apel yang dimasak disebutkan mungkin lebih mudah untuk dicerna daripada yang baru. (Sumber : Okezone.com)

KOMENTAR DISQUS :

Top