Indonesia English
Jumat, 23 Oktober 2020 |
Seputar Banten

Jaga Kondusifitas, Ditpamobvit Polda Banten Lakukan Pengamanan Obvitnas Dan Obter

Senin, 22 Juni 2020 19:06:43 wib - Komentar
Personel Ditpamobvit Polda Banten rutin lakukan patroli dengan sasaran pengamanan pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter) di wilayah hukum Polda Banten.

 

 

SERANG,(Banten88.com):Personel Ditpamobvit Polda Banten rutin lakukan patroli dengan sasaran pengamanan pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter) di wilayah hukum Polda Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar melalui Dirpamobvit Polda Banten Kombes Pol Istiyono mengatakan, personel Ditpamobvit Polda Banten terus melakukan pengaman di Obvitnas dan Obter.  "Saat ini personel terus melaksanakan kegiatan patroli guna melakukan pengaman Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu", katanya. Senin (22/06/2020).

Istiyono menambahkan personel Ditpamobvit Polda Banten melakukan pengamanan di 16 objek vital. "Secara rutin, personel kita melakukan patroli di PT Krakatau Daya Listrik, PT. Krakatau Wajatama, PT. Chandra Asri Petrochemical, PT. Krakatau Steel, PLTU Suralaya, PLTU 2 Banten, PLTU Extension Lontar, PT Krakatau Posco, PT. Merak Energi Indonesia, PT. Krakatau Industrial Estate, PT. Modern Industrial Estate, PT. Lestari Banten Energi, PT. Cemindo Gemilang, PT. Pelindo 2, PT. Marga Mandala Sakti dan PLTGU Bojonegara,", ujarnya.

Tidak hanya memberikan pengaman pada objek vital, personel Ditpamobvit Polda Banten juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Corona.  "Dan tidak hanya memberikan pengamanan pada Obvitnas dan Obter saja, personel juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran virus corona", tambahnya.

Di tempat yang terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengajak masyarakat agar menerapkan Phycsical Distancing guna mencegah penyebaran Virus Corona.  "Buat masyarakat agar mampu menerapkan protokol kesehatan dimana kita akan di hadapkan dengan tatanan normal baru atau New Normal," pungkasnya. (sumber Bidhumas)

KOMENTAR DISQUS :

Top