Indonesia English
Senin, 25 Maret 2019 |
Politik

JAMHADI HERNADI : KUNINGAN KABUPATEN PENDIDIKAN PARAMETERNYA HARUS JELAS

Selasa, 18 Desember 2018 18:54:21 wib - Komentar
DRS.H.JAMHADI HERNADI, MM..

KUNINGAN (Banten88.com) : DRS. H. JAMHADI HERNADI, MM pendidik senior dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang meraih predikat sebagai Guru Berpengabdian Tertinggi Tahun 2006 dengan hadiah menunaikan Ibadah Haji di Tanah Suci Mekah secara gratis, menyambut baik pencanangan Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Pendidikan.

Namun demikian masih beber Hernadi yang juga peraih predikat Guru Favourite versi Surat Kabar Harian Radar Cirebon dan " diguyur " hadiah keliling Malaysia, Singapura dan Thailand, bahwa pencanangan menjadi Kabupaten Pendidikan itu kebijakan pemda harus total mendukung utamanya berkaitan dengan penyediaan sarana dan prasarana yang ada di lembaga pendidikan.

Tersedianya guru yang lengkap dan status mereka harus jelas. Apalagi di era sekarang, masih tutur mantan Kepala SMPN 2 Cibingbin dan SMPN 2 Kadugede dimana kedua sekolah yang pernah dipimpinnya memperoleh predikat sebagai Pembina Sekolah Sehat Adiwiyata, saat ini sekolah sangat membutuhkan tenaga administrasi yang menguasai Teknologi Informasi (TI) dengan system administrasi digital yang online.

Jika tidak memiliki tenaga administrasi yang menguasai teknologi informasi, sekolah bisa tertinggal dalam pelayanan Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Jika ini terjadi, sekolah identik dengan menghadapi " kiamat " karena dana BOS (Bantuan Orang Tua Siswa) tidak bisa cair dan TPG ( Tunjangan Profesi Guru) tidak bisa cair pula.

Adapun persyaratan lainnya yang harus diperhatikan dalam menunjang sebagai kabupaten pendidikan adalah, ruang belajar termasuk meja dan kursi dan fasilitas penunjang lainnya, sudah terpenuhi atau belum, kondisi bangku sekolah layak atau tidak ?. Apalagi saat ini, masih urai Hernadi lagi, pemerintah sedang mencanangkan Sekolah Ramah Anak, Sekolah Bersahabat, Sekolah yang Menyenangkan.

Kabupaten Kuningan saya nilai bagus karena sudah mencanangkan sebagai Kabupaten Pendidikan, tapi hal itu harus ditunjang oleh faktor - faktor lainnya seperti ketersediaan tenaga pengajar, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, kebijakan - kebijakannya termasuk didalamnya tugas mengawasi anak. Dan tugas ini tidak semata - mata tugas sekolah tapi semua elemen dan komponen masyarakat harus terlibat aktif mengawasi anak dari perangkat desa/kelurahan, Satpol PP, Polisi dan TNI.

Jika mereka menemukan siswa sekolah keluyuran pada saat jam belajar dari pukul 07.00 - 13.30, langsung pegang dan proses. Dengan demikian tidak ada lagi anak nakal karena karakter anak, karakter pendidikan akan menempel ketika semua pihak terlibat dalam pengawasan siswa sekolah, masih ungkap pendidik senior yang saat ini menjadi Caleg PKB Dapil IV Kuningan meliputi wilayah Luragung, Karangkancana, Cimahi, Ciwaru, Cibingbin dan Cibeureum.

Hernadi lebih lanjut menguraikan, menurut agama, waktu Maghrib sampai Isya itu merupakan waktu yang sangat bagus untuk belajar, untuk berdoa, serta menerapkan karakter anak agar menjadi anak sholeh dan soleha. Sehingga pada jam - jam tersebut  tidak ada anak bermain, tidak ada TV dan radio menyala dan HP dirawat orang tua. Suasana indah itu saat ini sudah diterapkan sebagai Perdes tempat tinggal Hernadi di Desa Tinggar. " Jika saya Insya Allah  terpilih menjadi anggota Legislatif, Perdes ini harus diperjuangkan untuk menjadi Perda ", ungkapnya penuh semangat.

Menjawab pertanyaaan media cyber Banten88.com kenapa memilih Partai Kebangkitan Bangsa ?. Pendidik senior ini menjelaskan " Saya lihat PKB adalah partai yang Nasionalis dan Agamis. Ini cocok dengan karakter dan keinginan saya bahwa segala sesuatu itu jika diimbangi dengan agama, Insya Allah akan terasa indah dan ke masyarakat pun akan mudah diterima. Demikian pendidik seniot dan Caleg PKB, Drs.H.Jamhadi Hernadi, MM. (SS).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top