Indonesia English
Selasa, 06 Desember 2022 |
Nasional - Politik

Jelang Putusan PTUN Golkar, Dua Kubu Tak Bisa Tidur

Minggu, 17 Mei 2015 16:37:36 wib - Komentar

Jakarta, (Banten88.com)- Konflik dualisme kepengurusan Partai Golkar memasuki putusan. Menjelang putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang akan memutus perkara gugatan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie  terhadap SK Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly pada Senin (18/5) besok, membuat dua kubu gelisah, bahkan diakui salah satu kader kubu Agung Laksono sampai-sampai tidak bisa tidur menunggu putusan tersebut.

Dengan kata lain baik kubu Ical maupun kubu Agung, kedua kubu di internal Golkar yang tengah berseberangan harap-harap cemas menanti saat hakim membacakan putusan diiringi ketukan palunya. Yang menarik, kedua kubu  sama-sama mengklaim bahwa kubunya lah yang akan memenangkan gugatan di PTUN tersebut.

Sekjen Golkar versi Bali, Idrus Marhan ketika dikonfirmasi menyatakan optimisinya bahwa gugatannya melawan SK Menkumham dapat dimenangkan. Tentu saja keyakinan bakal menang di PTUN setelah melihat alat bukti dan ahli yang berpendapat ihwal keputusan Menkumham yang dianggap berpihak. Untuk itu, jika gugatan kubu Ical dikabulkan, maka dia akan merangkul kembali kubu yang berseberangan dari kubu Agung Laksono.

“Kita akan memaafkan mereka, dan pasti kita akan akomodir toh yang ada dipihak sana juga bagian dari keluarga besar Golkar. Ya begitulah harusnya, Tuhan saja pemaaf masa kita tidak memafkan,” ujar Idrus Marham ketika dikonfirmasi, Minggu (17/5/).

Dikatakan Idrus, perbedaan sikap dan pandangan dalam sebuah organisasi adalah hal yang lumrah, kebetulan itu terjadi pada internal partai Golkar yang berujung konflik teresebut harus dibawa ke PTUN. Jadi, jika pada akhirnya kubu Ical  yang memenangkan gugatan itu, sebagai keluarga besar Golkar dia mengajak kader yang disana untuk tidak menyimpan dendam.

"Itu sudah pasti kita akan ajak untuk kembali bersama, jadi tidak harus ada dendam yang berlarut, semuanya sudah clear,” tukasnya.

Jika senin besok putusan PTUN memenangkan gugatan Ical sambung Idrus, dia berharap agar kubu Agung Laksono tidak lagi mengajukan upaya banding.  Karena, akan memakan waktu panjang, sementara kader di daerah seluruh Indonesia akan menghadapai Pilkada serentak. Dan kalau terus memperpanjang konflik, itu sama saja dengan melukai jutaan kader di daerah.

"Harapan kita seperti itu, jika mereka mengajukan upaya banding kemudian kasasi, prosesnya lama dan panjang. Nah itu juga, jika seperti itu, maka ketokohannya semakin terdegradasi, niatan untuk membangun dan membesarkan Golkar perlu dipertanyakan, atau dengan kata lain, Agung cs niatanuntuk Golkar atau demi mencapai kekuasaan, " tandasnya.

Sementara, tawaran dan niat baik Idrus rupanya dianggap nyinyir oleh kubu Agung Laksono. Bahkan, kubu Golkar hasil Munas Ancol itu merasa yakin gugatan kubu Ical akan ditolak PTUN  dan me-legalkan SK Menkumham.. "Sampai detik ini, saya masih merasa yakin gugatan Ical cs akan ditolak," ujar Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung, Dave Laksono,

Putra Agung Laksono ini bahkan sesumbar, yang terpahit apabila nanti putusan PTUN dimenangkan kubu Ical, dipastikan kubu Ancol akan melakukan upaya hukum lain, yaitu upaya  banding.. "Itu sudah pasti, kalau gugatan Ical dikabulkan, pasti kita akan banding, kalau kalah lagi di banding kan masih ada upaya kasasi,” ujar Dave. (Dang).

KOMENTAR DISQUS :

Top