Indonesia English
Senin, 19 November 2018 |
Seputar Banten

Kapolres Serang Kota Cek Harga Sembako di Pasar Induk Rau

Minggu, 17 Desember 2017 17:30:32 wib - Komentar
Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin saat melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional terbesar di Kota Serang, Sabtu (16/12/2017).

SERANG (Banten88.com) – Harga cabe merah dan kriting di Pasar Induk Rau Kota Serang makin pedas. Untuk cabe merah naik dari semula harga Rp25 ribu menjadi Rp32 ribu, harga cabe kriting naik dari harga Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu. Sedangkan harga-harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil.

“Harga-harga kebutuhan pokok untuk saat ini masih stabil, terkecuali harga cabe merah dan keriting yang naik,” ungkap Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin saat melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional terbesar di Kota Serang, Sabtu (16/12/2017).

Dikatakan Kapolres pada saat melakukan sidak, pihaknya didampingi Komandan Kodim 0602 Serang Letkol Czi Harry Pratomo serta Tim Gabungan Satuan Tugas Ketahanan Pangan Polres Serang Kota. Kegiatan sidak ini, kata Kapolres, untuk melihat langsung ketersediaan maupun harga-harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

“Kita ingin memastikan pasokan barang kebutuhan pokok lancar, tidak ada lonjakan harga yang membani masyarakat jelang perayaan natal dan tahun baru," tegas AKBP Komarudin.

Kapolda memastikan Tim Satgas Pangan akan mengawasi ketersediaan maupun harga kebutuhan bahan pokok yang dijual di seluruh pasar tradisonal di wilayah hukum Polres Serang Kota. Kapolres mengatakan setiap jelang Natal dan Tahun Baru rawan penimbunan maupun penyelewengan harga sembako lantaran permintaan meningkat.

"Kita ingin memastikan pasokan barang kebutuhan pokok lancar, tidak ada lonjakan harga yang membani masyarakat jelang perayaan natal dan tahun baru," tegas Kapolres.

Kapolres menjelaskan dalam sidak tersebut, Tim Satgas Ketahan Pangan mengamankan dua kendaraan jenis pick up yang mengangkut ribuan saos kemasan. Kedua truk beserta isinya tersebut terpaksa diamankan dikarenakan kemasan saos tidak disertai dengan tanggal kadaluarsa.

“Terpaksa kita amankan, karena setelah dilakukan pemeriksaan ternyata pada kemasan saos tidak tertera waktu kadaluarsa. Ini sangat berbahaya karena makanan tambahan tersebut mudah busuk,” tegas Kapolres. (Okan)

KOMENTAR DISQUS :

Top