Indonesia English
Jumat, 19 Oktober 2018 |
Hukum dan Kriminal

Kasus Tipikor, Jaksa Tuntut Iman Ariyadi 9 Tahun Penjara

Rabu, 02 Mei 2018 18:24:41 wib - Komentar
Tb Iman Ariyadi.

Serang,(Banten88.com): Selain di tuntut sembilan tahun kurungan penjara dan denda Rp 275 juta, jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pembrantas Korupsi (KPK) juga meminta hakim pengadilan Tipikor mencabut hak politik kepada Tb Iman Ariyadi, Walikota Cilegon non aktif, yang menjadi terdaksa kasus Penyalahgunaa kekuasaan sebagai Walikota Cilegon, yang meminta uang sejumlah Rp 1,5 miliar, dalam mengurus ijin amdal Transmart.

"Menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa, berupa pencabutan hak untuk dipilih dan jabatan publik selama lima tahun, setelah terdakwa selesai menjalani pidana pokok," kata Helmi Syarif, JPU dari KPK, saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, Rabu (02/05/2018).

Pencabutan hak politik akan berjalan setelah Iman Ariyadi, menyelesaikan masa kurungan penjara sembilan tahun lamanya.

Menanggapi tuntutan Jaksa, Iman, bahkan membawa agama dan nama tuhan nya untuk membela diri, kalau dirinya tak berniat sama sekali menerima suap tersebut.

"Dan saya menyatakan, demi Allah demi Rasullah, saya tidak pernah berniat menerima suap apapun terkait dengan soal itu (pembangunan transmart)," kata Tb Iman Ariyadi, usai menjalankan persidangan, ditempat yang sama, Rabu (02/05/2018). Seperti diberitakan topmedia.

Iman dituduhkan melanggar pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi telah diubah dengan Undarg-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 (1) KUHP.(Okan).

KOMENTAR DISQUS :

Top