Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Pendidikan

Kepsek SMAN 1 Bandung Ajak Guru Evaluasi Kegiatan

Selasa, 03 Desember 2019 14:15:28 wib - Komentar
Kepsek SMAN 1 Bandung mengajak guru mengevaluasi kegiatan.

Serang (Banten88.com): Usai pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil, pada hari kedua, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bandung, Istiadi, S.Pd mengajak para guru  breafing. Selain melakukan evaluasi kegiatan hari ini, mereka diingatkan kembali akan komitmen yang ingin capai sekolah yakni memberikan pelayanan secara prima, keteladanan, pemberdayaan potensi yang ada, penampilan dan prestasi. Semua itu dapat terwujud jika seluruh komponen dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi dan prosedur operasional standar (POS). “Sebagai ASN dengan profesi pendidik kita harus amanah dengan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh. Kalau dulu ada penilaian EDS sekarang ini PMP (Peningkatan Mutu Pendidikan). Mari kita belajar ilmu teknologi yang sangat berguna dalam melaksanakan tugas. Dan implementasikan 3 R di sekolah yakni resik, rapi dan ringkas dalam setiap aktivitas kegiatan,”kata Istiadi, S.Pd dalam arahannya di acara breafing yang berlangsung di mushola, Selasa (3/12/2019).

Terkait dengan pelaksanaan PAS ganjil tahun pelajaran 2019-2020, kata Istiadi harus diselenggarakan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang diatur dalam prosedur operasional standar (POS) penyelenggaraan PAS Ganjil. Tiga hari setelah usai pelaksanaan PAS rekap nilai harus sudah masuk ke kurikulum.

“Yang harus disikapi dan diperhatikan adalah mulai sekarang para guru harus mulai merekap nilai dibuat shoft copy dan hard copy kemudian dimasukan dalam geogle drive, untuk meringankan beban bapak dan ibu guru. Format data penilaian secara menyeluruh termasuk penilaian sikap, kognitif dan psikomotorik kepada siswa,”tegas Istiadi.

Perlu diketahui, kata Istiadi, guru harus punya cara khusus dalam penanganan siswa siswi yang kurang berprestasi. Namun siswa siswi yang memiliki prestasi bagus juga harus diperhatikan untuk pengembangkan diri agar lebih berprestasi lagi. Pembinaan moral, sikap dan prestasi harus ditangani secara serius baik secara individual maupun klasikal. Peserta didik harus mempunyai nilai non akademik minimal satu melalui kegiatan ekstrakurikuler butuh pengondisian dan penanganan khusus. Semua itu dapat dicapai dengan kompak, kerjasama serta saling menguatkan satu dengan yang lain.

“Diperlukan strategi dan penanganan ditata dari awal secara preventif dan harus ditangani dari sekarang,”terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua panitia pelaksana PAS ganjil tapel 2019-2020 di SMAN 1 Bandung,Yayan Sopian, S.Si, didampingi Rohman, S.Pd menuturkan kegiatan PAS Ganjil dilaksanakan dari tanggal 2 sampai 9 Desember 2019, diikuti 531 peserta didik dari kelas X, XI dan XII. Sebelum kegiatan dimulai dilakukan kolaborasi terlebih dahulu dengan semua pihak. “Kegiatan PAS Ganjil tapel 2019-2020 di SMAN 1 Bandung dilaksanakan sesuai juknis dan POS,”pungkasnya. (Iman).

KOMENTAR DISQUS :

Top