Indonesia English
Senin, 19 November 2018 |
Nasional

KOES PLUS MENGUDARA DI SKPN RATUSAN SMS BERSELIWERAN

Minggu, 08 Juli 2018 12:05:02 wib - Komentar
Sam Sugeng, Koesyanto dan Okie T, Raharjo.

Surabaya (Banten88.com). TAHUN 2019 mendatang, band legendaris Koes Plus genap berusia 50 tahun. Menarik untuk diamati, band yang dibentuk tahun 1969 dengan formasi Tonny Koeswoyo, Yon Koeswoyo, Yok Koeswoyo dan Murry hingga saat ini lagu - lagunya tetap eksis di udara.

Laser disc dan video CD nya bertebaran dimana - mana, kaset dan piringan hitamnya terus diburu serta kisah hidup personelnya tetap menjadi perbincangan yang menarik. Meski 3 personelnya telah wafat yakni Tonny, Murry dan Yon. Hanya Yok Koeswoyo yang masih hidup dalam kondisi sehat tinggal di Jakarta serta  Nomo Koeswoyo, drumer Kus Bersaudara Anno 1962 dan Koes Bersaudara 1977. Nomo Koeswoyo adalah ayah penyanyi tenar Chicha, Helen dan Reza Koeswoyo kini dalam kondisi sehat wal afiat bermukim di Magelang, Jawa Tengah.

WOWO SASTRO & KONCO KONCO

Saat ini ada 30 Radio di Yogyakarta dan Solo yang setiap harinya mengudarakan lagu - lagu milik band legenda sepanjang masa ini. Maka wajar jika Yogya dan Solo memperoleh predikat sebagai " Kota Koes Plus ". Radio Sonora Jaringan Yogyakarta setiap Senin jam 19.00 hingga pukul 21.00 menampilkan acara " Kupas Tuntas Koes Bersaudara dan Koes Plus "  dipandu penyiar Lina dan nara sumber pengurus Jiwa Nusantara (JN) Yogyakarta yang dipimpin Wowo Sastro Nugroho bersama nara sumber Mandrowo, Ki Narno dan Kunto.

AGUSTA COME BACK

Sementara itu sudah beberapa bulan nara sumber kisah dan lagu Koes Plus yang diandalkan Radio Sonora Jakarta Agusta Marzhall, tidak hadir dalam acara tersebut. Acara The Legend di Sonora Jakarta  yang memutar lagu - lagu Kus Bersaudara dan Koes Plus setiap Senin mulai pukul 20.00 hingga jam 22.00 tetap berlangsung. Namun diakui dengan absennya Agusta acara menjadi monoton dan kurang greget. Agusta adalah drumer T.Koes Band yang merupakan band imitator Koes Plus. Ketidak hadiran Agusta sudah dikonfirmasi Banten88.com kepada yang bersangkutan. Kepada Banten88.com, Agusta mengatakan " Kita sudah beberapa bulan padat acara show dan shooting untuk beberapa acara mas ", tutur Agusta pada Banten88.com. Agusta menambahkan " Sabtu pagi ke Bali. Senin kembali ke Jakarta sehingga tinggal lelahnya saja ", tambahnya. Lalu Banten88.com menanyakan, masih akankah mas Agusta kembali ke Sonora?. Agusta menjawab " Saya sudah meeting dengan pihak Radio Sonora guna mempersiapkan format acara yang lebih fresh yang akan kita mulai awal bulan ", ungkap Agusta.

OKIE DKK DI SURABAYA

Selain Yogya dan Solo serta Jakarta, kota Pahlawan Surabaya juga memiliki banyak fans fanatik Koes Plus. Berikut ini wawancara media cyber Banten88.com dengan Ketua JN Surabaya Okie Tri Rahardjo yang didampingi Koesyanto dan Sam Sugeng.

Banten88.com :  Sejak kapan ada SKPN di Sonora Jaringan Surabaya?

Okie dkk :  Pertama kali siaran 16 November 2015

Banten88.com :  Siapa saja pemandu acaranya ?.

Okie dkk :  Narasumber tetap Okky Rahardjo, Koesyanto dan Sam Sugeng sedangkan

Pemandu acara penyiar dari Sonora Surabaya berganti-ganti beberapa kali.

Doddy, Candra (sekarang resign), saat ini David Kusuma. Namun produser acara tetap Doddy.

Banten88.com: Kenapa namanya SKPN ?

Okie dkk : SKPN itu kepanjangannya dari  Surabaya Koes Plus Night karena merupakan acara siaran Koes Plus di Surabaya yang disiarkan malam hari. Yang memberi nama tim kreatif radio Sonora Surabaya.

Banten88.com : Siaran tiap hari apa dan mulai jam berapa dan selesai pukul berapa?

Okie dkk : Senin, awalnya jam 21.00 -22.00 menjadi 19.00-20.00  dan saat ini dimulai  19.00 hingga 21.00.

Banten88.com : Bagaimana animo warga Surabaya atas hadirnya SKPN ?. Okie dkk : 

Masyarakat antusias sekali terhadap acara ini, karena siaran Koes Plus termasuk jarang dan baru. Acara ini tidak hanya memutar lagu Koes Plus tapi memberikan edukasi tentang Koes Plus melalui pembahasan secara tematik. Bahkan beberapa kali ada pendengar yang hadir untuk memberikan apresiasi secara langsung terhadap acara ini.

Banten88.com : Setiap siaran berapa jumlah sms atau w.a yang masuk ?.

Okie dkk :  Ada sekitar 200 sampai 300 sms dan w.a yang masuk.

Banten 88.com : Materi apa saja yang dikupas atau

dibahas dalam SKPN:  Okie dkk :

Kisah di balik album per volume, kisah di balik personel Koes Plus misalnya memperingati kelahiran atau wafatnya personel. Kami juga secara berkala memutar khusus album Koes Plus dan Koes Bersaudara Pop Jawa, Pop Melayu dan Pop Keroncong secara  bergantian tiap bulannya. Kadang mengajak pendengar bercerita kenangan mereka seputar lagu atau personel Koes Plus.

Banten88.com : Batas teritorial JN Surabaya itu membentang dari mana ke mana?

Okie dkk :  Surabaya secara keseluruhan, sebagian Sidoarjo, Gresik dan Bangkalan.

Banten88.com :  Oh iya lupa, saat siaran judul lagu Koes Plus  apa saja yang paling disukai audiens?

Okie dkk : Lagu yang disuka adalah Andaikan Kau Datang, Kolam Susu, Nusantara 1 dan  Pak Tani, ini merupakan lagu dari album Pop Jawa Koes Plus.

Banten88.com : Berapa jumlah anggota JN yang terdaftar?

Okie dkk : Anggota jumlahnya 150 orang

Banten88.com : Apa saja kegiatannya?

Okie dkk : Menghadiri show Koes Plus,  menghadiri event band pelestari Koes Plus  di Surabaya dan sekitarnya. Mengadakan event pertemuan antar penggemar Koes Plus.

Banten88.com : Sebutkan band imitator yang agak mirip2 Koes Plus dalam musik dan vocal?

Okie dkk : Untuk Surabaya. The Bottles, KPM band dan Jinuss band. Sedangkan untuk

tingkat nasional B Flat band dan T -Koes band.

Banten88.com :  Sebutkan nama - nama lokasi panggung yang bisa menampung show band imitator Koes Plus ?.

Okie dkk :  Taman Remaja Surabaya, Giant Margorejo dan  Sun City Sidoarjo.

DISKUSI PANAS

Selain itu Okie T Rahardjo juga memiliki group whats app untuk diskusi tentang Koes Plus. Diskusi ini "hidup" nyaris 24 jam. Suasana diskusi kadang hangat atau bisa panas karena masing - masing peserta mempertahankan argumentasinya. Namun jalinan tali silaturahmi tetap diutamakan. Diskusi yang progresif dan dinamis ini digelar sebagai wujud kecintaan yang mendalam terhadap sang legenda Tonny, Nomo, Yon, Yok Koeswoyo dan Kasmuri (Murry). (SS).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top