Indonesia English
Senin, 08 Agustus 2022 |
Ekonomi dan Bisnis

Kondusifnya Pasar Saham Globa, IHSG Berpeluang "Rebound"

Rabu, 29 Maret 2017 14:20:50 wib - Komentar
Karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG

JAKARTA,(Banten88.com): Kondusifnya pasar saham global dan menguatnya harga sejumlah harga komoditas energi dan logam diperkirakan akan berimbas positif pada perdagangan hari ini, Rabu (29/3/2017).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang rebound setelah Senin (27/3/2017) kemarin terkoreksi.

"IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 5.530 hingga 5.580, cenderung menguat," tulis analis dari First Asia Capital David Sutyanto, risetnya Rabu.

Adapun saham-saham yang bisa menjadi pilihan investor pada perdagangan hari ini diantaranya yaitu ASII, TLKM, UNVR, INDF, ICBP, CPIN, dan HMSP.

Perdagangan saham awal pekan kemarin, Senin, relatif kurang bergairah terutama karena pemodal mengurangi porsi transaksi menghadapi libur nasional Nyepi, Selasa (28/3/2017).

Alhasil aksi ambil untung mendominasi perdagangan saham. IHSG koreksi 25,932 poin (0,47 persen) ditutup di 5.541,202, dengan support harian bertahan di 5.530.

"Koreksi IHSG turut terimbas sentimen negatif global dan kawasan menyusul meningkatnya ketidakpastian pembahasan di Kongres Amerika Serikat terkait kebijakan Gedung Putih yang tengah dimintakan persetujuan Kongres," kata David.

Nilai transaksi di pasar reguler hanya mencapai Rp 4,4 triliun, turun dibandingkan rata-rata harian pekan lalu yang mencapai Rp 5,61 triliun. Namun, pemodal asing masih mencatatkan pembelian bersih hingga Rp 396,65 miliar.

Tekanan jual terutama melanda sejumlah saham emiten bank BUMN menyusul harganya yang sudah relatif tinggi.

Aksi beli selektif melanda sejumlah saham emiten tambang batubara, terutama mengantisipasi rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2016. Sementara Wall Street tadi malam berhasil rebound setelah delapan hari perdagangan mengalami koreksi.

Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,73 persen, tutup di 20.701,50 dan 2.358,57. Indeks Nasdaq menguat 0,60 persen di 5.875,41.

"Penguatan di Wall Street dipicu redahnya kekhawatiran pembahasan sejumlah kebijakan Trump yang tengah dimintakan persetujuan Kongres dan respon atas kuatnya tingkat kepercayaan konsumen," kata David.

Indeks kepercayaan konsumen Maret naik ke 125,6 di atas perkiraan 113,9. Seiring dengan itu, harga sejumlah komoditas energi dan logam juga rebound tadi malam. Harga minyak mentah menguat 1,34 persen di 48,37 dollar AS per barel. Harga nikel di London Metal Exchange naik 1,65 persen di 10.002,50 dollar AS per metrik ton. (Sumber : Kompas.com)

KOMENTAR DISQUS :

Top