Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Nasional - Politik

KPU Tangsel Akan Pasang Alat Peraga Kampanye di Lima Titik

Senin, 31 Agustus 2015 18:47:17 wib - Komentar
Ilustrasi pilkada serentak.

Tangsel,(Banten88.com):  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan  (Tangsel) telah menetapkan lima titik  yang akan dipasang alat peraga kampanye bagi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang ikut dalam pilkada Tangerang Selatan, Banten. Demikian dikatakan Momahad Subhan Ketua KPU Tangerang Selatan, Banten.  Senin (31/8).

Lima titik  yang dijadikan  tempat pemasangan alat peraga kampanye tersebut menurut Subhan yaitu,  Bundaran Alam Sutera Kecamatan Serpong Utara.  Bundaran Maruga  Kecamatan Ciputat,  Bundaran Pamulang di Kecamatan Pamulang,  Bundaran Taman Tekno Kecamatan Setu, serta di Tegal Rotan  Kecamatan Ciputat.

Sedangkan pemasangan alat peraga  untuk tingkat kecamatan KPU Kota Tangsel juga mengusulkan  empat titik lokasi pemasangan alat peraga berupa umbul-umbul.” Kami akan siapkan sebanyak 20 (umbul-umbul). Setiap titik akan dipasang lima alat peraga kampanye,” jelasnya.

Terkait pembiayaan Suhan  menegaskan,  semua pemasangan alat peraga kampanye bagi masing-masing pasangan calon pembiayaanya ditanggung oleh lembaga komisioner yang berasal dari bantuan hibah pemerintah daerah setempat.  “Untuk tingkat kota ada baliho atau billboard dengan ukuran 5x7 meter bagi masing-masing pasangan calon.Titik-titik lokasi pemasangan sudah dikoordinasikan ke pemkot Tangsel, serta aparat kepolisian untuk menjaga keamanannya,” jelasnya.

Untuk itu menurutnya Subhan,  perlunya kordinasi dengan pihak kepolisian mengingat waktu pemasangan cukup alat peraga  kampanye  cukup lama. Sesuai tahapan agenda masa kampanye masing-masing pasangan calon adalah sejak 27 Agustus hingga 5 Desember 2015.“Kurang lebih tiga bulanan. Jadi kita sama-sama saling menjaga, jangan sampai ada alat peraga kampanye yang rusak atau hilang,” paparnya.

Untuk dana kampanye peserta pilkada Subhan menerangkan,  KPU Kota Tangsel membatasi penggunaan dana kampanye untuk masing-masing pasangan calon. Setiap pasangan calon tidak diperbolehkan mengeluarkan dana kampanye melebihi Rp 17,2 milliar.  “Oleh karena itu, masing-masing pasangan calon harus melaporkan penggunaan dana kampanye secara periodik. Ketentuan itu diatur dalam Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Dana Kampanye Pilkada,” ujarnya. (RIZkI).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top