Indonesia English
Senin, 21 Januari 2019 |
Nasional - Seputar Banten

Kumala Kutuk Pernyataan Donald Trump Ikhwal Al Aqsho

Selasa, 12 Desember 2017 14:46:39 wib - Komentar
Puluhan aktivis Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) melakukan aksi damai di Alun-alun Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Selasa (12/12/2017).

Lebak, (Banten88.com): Puluhan aktivis Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) melakukan aksi damai di Alun-alun Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Selasa (12/12/2017). Para aktivis kumala mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat,Donald Trump yang secara tegas kembali menantang umat Islam dengan menyatakan bahwa Yerussalem/Al-Quds adalah ibu kota Israel. Setelah keputusan sepihak tersebut, negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengadakan kongres luar biasa yang akan diselenggarakan di Turki pada 13 Desember 2017.

"Beberapa negera juga sudah mengeluarkan kecaman sampai melakukan demonstrasi di Kedubes AS. Namun, apakah tindakan tersebut sudah cukup?. Al-Quds adalah wilayah bersejarah bagi umat Islam, karena di sanalah kiblat pertama bagi muslim. Usaha perebutan Al-Quds kerap dilakukan oleh zionis Israel yang didukung oleh AS dan Inggris. Puncaknya adalah pernyataan sepihak Trump mengenai kepemilikan Israel atas Yerussalem," kata Ketua Umum Kumala Imam Nurhakim dalam orasinya.

Menurut Imam, usaha-usaha yang dilakukan negara-negara muslim selama ini hanya bersifat normatif belaka, yaitu surat protes, kecaman secara lisan, tanpa adanya aksi nyata terhadap Israel dan AS. 

Berdasarkan fakta-fakta di atas, maka Keluarga Mahasiswa Lebak menyatakan :

  1. Mengutuk dan mengecam keras Israel, Donald Trump, beserta para sekutunya yang secara sepihak mengklaim Yerussalem sebagai ibu kota Israel.
  2. Bebaskan Al-Aqsho kiblat Pertama Umat Muslim.
  3. Menyeru kepada seluruh kepala negara yang masih ada iman Islam untuk bersatu mengusir Kedubes AS serta tidak mengakui Yerussalem sebagai ibu kota dan Israel sebagai sebuah negara.
  4. Menyeru kepada seluruh kaum muslimin serta para pemimpin dunia untuk dukungan kepada Palestina.
  5. Meminta pemerintah Indonesia memutuskan hubugan kerjasama dengan Amerika Serikat. (Eli)

KOMENTAR DISQUS :

Top