Indonesia English
Minggu, 05 Juli 2020 |
Pendidikan

LAGU LEGENDARIS ES LILIN VERSI ANGKLUNG HANTARKAN SDN I SUKAMULYA JUARA

Rabu, 22 April 2020 15:43:24 wib - Komentar
RUKMANA, SPD, MM beserta para guru yang sukses menghantarkan anak didik raih berbagai prestasi.

KUNINGAN (Banten88.com) :  LAGU tradisional Jawa Barat yang amat melegenda berjudul Es Lilin setelah diaransemen ulang versi Angklung oleh Kepala Sekolah SDN I Sukamulya,  Rukmana, S.Pd, MM dan guru kesenian, akhirnya menghantarkan sekolah yang berlokasi di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat meraih juara 1 untuk tingkat Kabupaten.

Lagu Es Lilin versi piringan hitam pertama kali direkam di era 60 an oleh penyanyi Sunda Titim Fatimah. Namun lagu legendaris ini meledak dan meletus karena saking tenarnya setelah direkam versi kaset oleh penyanyi Sunda Nining Meida di era 90 an.

SDN SARAT PRESTASI

SDN I Sukamulya memang tidak pakai embel - embel sekolah favourite atau sekolah unggulan atau bahkan sekolah terpadu. Namun 4 tahun terakhir ini selama kepemimpinan Rukmana, banyak nian prestasi yang telah diukirnya.

Siswa - siswinya tidak saja maju dibidang seni. Namun kuat dibidang Iman dan Taqwa.  Ini dibuktikan sekolah tsb tampil sebagai juara II MTQ tingkat Kabupaten Kuningan untuk putra, sedangkan siswi putri meraih juara Harapan III.  Lagi - lagi dibidang seni Pantomim, SDN I Sukamulya menorehkan prestasi emas juara 1 tingkat Kabupaten dan tarung menuju tingkat Provinsi.

Dibidang akademik, prestasi yang membanggakan adalah juara Cerdas Cermat tingkat Kabupaten Kuningan. Demikian pula untuk Seni Sunda Pupuh dan Pidato dalam bahasa Sunda, serta bernyanyi secara Solo, lagi - lagi SDN I Sukamulya meraih juara.

FILOSOFI MEMIMPIN

Menurut Kepala Sekolah SDN I Sukamulya, Rukmana, ia memaparkan yang namanya sekolah itu adalah keluarga kedua dari kita. Sehingga hakekatnya adalah kita semua memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memajukan sekolah.

Karena, masih tutur Rukmana, bahwa kemajuan sekolah itu tidak semata ditentukan oleh kepala sekolah dan guru, akan tetapi semua komponen yang terlibat dalam sekolah ini ikut berpartisipasi guna mendorong dan memotivasi anak didik agar lebih maju lagi baik  dibidang edukatif maupun non edukatif termasuk peran penting Komite Sekolah dan orang tua murid.

" Disekolah ini orang tua murid sangat responsif utamanya jika putra - putri mereka sudah masuk tim lomba membawa nama baik dan reputasi sekolah," ungkap Rukmana lagi.

Ia menambahkan, padahak pihak sekolah selalu siap mendukung anak didik dalam berbagai kegiatan.

Sikap orang tua yang responsif itu, memang sangat membanggakan hati saya, ujarnya.

SDN I Sukamulya masih urai Rukmana, memiliki Visi Samapta, Mandiri dan Berprestasi.

Penjabarannya, Samapta adalah harus siap dalam segala bidang dalam situasi apapun dan siap menggadapi tantangan.  Mandiri artinya tidak tergantung kepada orang lain dalam proses belajar mengajar dan yakin dengan kemampuan diri sendiri.

Sedangkan Berprestasi artinya bahwa anak didik memiliki nilai lebih dibandingkan  dengan yang lain.

Para guru dalam mendidik, sudah memiliki motivasi untuk memajukan anak didiknya, sehingga murid tidak perlu lagi didorong - dorong untuk belajar. Hal ini membuat saya salut dengan para guru disekolah ini.

Demikian Rukmana, S.Pd, MM pimpinan SDN I Sukamulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jabar. (SS).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top