Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Ekonomi dan Bisnis

Laju Pertumbuhan Ekonomi Banten Lambat

Rabu, 26 Agustus 2015 15:21:58 wib - Komentar
Ilustrasi ekonomi menurun.

Tangsel,(Banten88.com):  Laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten kembali mengalami perlambatan dari yang sebelumnya 5,43% (year on year - yoy) di triwulan I tahun 2015 menjadi hanya 5,26% (yoy) di triwulan II tahun 2015.

Perlambatan ekonomi ini disebabkan oleh melemahnya konsumsi rumah tangga dari yang sebelumnya 5,11% (yoy) di triwulan I-2015 menjadi hanya 4,94% (yoy) di triwulan II-2015. Hal ini disampaikan oleh Budiharto Setyawan, Kepala Bank Indonesia (BI) Kanwil Banten saat menyampaikan hasil Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Triwulan II Tahun 2015.

"Selain sektor rumah tangga, sektor yang mengalami perlambatan adalah industri pengolahan dan perdagangan besar dan eceran. Kedua sektor ini adalah merupakan sektor utama di Banten," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (26/8/2015).

Hasil kajian tersebut juga menyatakan bahwa tingkat inflasi daerah di Banten pada triwulan II-2015 lebih tinggi yaitu mencapai 8,91% dari tingkat inflasi pada triwulan I-2015 yang hanya 7,45%.

"Tingginya inflasi 'volatile foods' yang mencapai 13,06% (yoy) menyebabkan meningkatnya inflasi daerah. Hal ini dipicu oleh kenaikan harga daging ayam ras, cabai merah, beras, dan bawang merah," papar Budi.

Menurut KEKR, perlambatan yang terjadi pada perekonomian Banten di triwulan ll-2015 diikuti dengan penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat pedesaan sebagaimana dicerminkan dari NTP yang mengalami penurunan sebesar -2,46 poin dibanding triwulan l-2015 yaitu dari 105,23 menjadi 102,77. (YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top