Indonesia English
Senin, 17 Desember 2018 |
Nasional

LURAH PUSING, ANGGARAN TAK ADA KEGIATAN HARUS BERLANGSUNG

Senin, 03 Desember 2018 19:38:42 wib - Komentar
YAYAT HIDAYAT

KUNINGAN, (Banten88.com) : SUDAH bukan rahasia lagi banyak pimpinan kelurahan di Indonesia ini yang dibuat pusing karena harus menyelenggarakan berbagai kegiatan misalnya PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional) tapi sama sekali tidak ada anggaran untuk mendukung kegiatan tersebut.  Belum jika ada kunjungan pejabat, secara tatakrama kan harus disiapkan untuk makan dan minum, itupun anggarannya juga tidak ada. Demikian  dituturkan Kepala Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Yayat Hidayat kepada media cyber Banten88.com, " Kami sudah 3 tahun berturut-turut menyelenggarakan PHBN dan biaya paling murah Rp 5 juta hingga Rp 6 juta per acara. Sungguh ini sangat memberatkan karena kami harus pontang panting  urunan agar acara terselenggara dengan baik ", kisah Lurah Yayat bertutur kepada Banten88.com dengan nada pilu.

 " Belum lagi jika ada tamu dari Kabupaten, masa kita tega tidak memberi minum dan snack, tentu tidak ", ungkap Yayat lagi.

Selama ini untuk operasional kegiatan rutin kelurahan, Pemkab Kuningan memberi anggaran Rp.175 juta per tahun. Dan sejak tahun kemarin sudah ditambah Rp.100 juta lagi. " Namun anggaran sejumlah itu dirasa masih kurang. Semoga dengan diturunkannya anggaran kelurahan oleh pemerintah pusat, semoga kelurahan Sukamulya akan lebih dinamis dalam mendukung proses pembangunan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat ", tutur Yayat Hidayat penuh harap.

Oleh karena itu, pimpinan Kelurahan Sukamulya ini menyambut dengan sukacita janji Presiden Joko Widodo yang akan menggelontorkan Dana Kelurahan pada tahun 2019 mendatang. Seperti diketahui sejak 2015 pemerintah sudah menggelontorkan Dana Desa untuk pembangunan dan meningkatkan perekonomian di desa. Tahun 2018 ini, pemerintah sudah membagikan dana desa Rp.60 triliun dan masing - masing desa menerima Anggaran Dana Desa (ADD) sekitar Rp.800 juta. Sedangkan dana kelurahan yang diperkirakan cair pada awal 2019 besarnya Rp.3 triliun diambil dari RAPBN 2019.

FORUM PEDULI PEMBANGUNAN SUKAMULYA

Dalam rangka menyongsong tibanya dana kelurahan, lurah Sukamulya Yayat Hidayat telah melaksanakan pertemun Forum Masyarakat Peduli Pembangunan Sukamulya dan para sesepuh guna merumuskan kegiatan apa saja yang diprioritaskan jika Dana Kelurahan tiba. " Yang pasti pertemuan tsb menyepakati adanya insentip per triwulan untuk pengurus RTdan RW, namun nominalnya belum kita putuskan ", urai Yayat.

Pertemuan tsb juga menyepakati rehab jalan lingkungan. Apakah cukup dengan latasir saja atau harus hotmix masih akan kita matangkan dalam pertemuan lebih lanjut, tambah Yayat. Namun ada usulan juga sebaiknya program perbaikan lingkungan dikerjakan secara swakelola agar warga bisa ikut andil dalam proses pengerjaannya, ujar lurah Sukamulya lebih lanjut.

Yayat menambahkan, kami juga akan meningkatkan live skill masyarakat melalui kegiatan UKM, peningkatan kualitas kader PKK, Posyandu karena peran mereka sangat vital, tegas Yayat. " Kami mengucap syukur Alhamdulillah dengan adanya Dana Kelurahan. Setidaknya dalam pelaksanaan proses pembangunan, kami bisa sejajar dengan pihak pemerintah desa atau minimal " tidak ketinggalan teuing " dengan desa tetangga ", ungkap Kepala Kelurahan Sukamulya, Yayat Hidayat mengakhiri perbincangannya dengan media cyber Banten88.com (SS)

KOMENTAR DISQUS :

Top