Indonesia English
Jumat, 19 Oktober 2018 |
Peristiwa

MAHASISWA LEBAK SELATAN MELAKUKAN AKSI DEMO DI TAMBAK UDANG BINUANGEUN

Selasa, 15 Mei 2018 18:13:06 wib - Komentar
Unjuk rasa ke peruasahaan tambak udang yang di duga ilegal milik PT. Persada Karya Lestari. yang beralamat di Kampung Tanjung Panto Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak, Senin (14/05/2018).

Lebak,(Banten88.com):  Sejumlah mahasiswa lebak dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAI Nurul Hidayah malingping melakukan aksi unjuk rasa ke peruasahaan tambak udang yang di duga ilegal milik PT. Persada Karya Lestari. yang beralamat di  Kampung Tanjung Panto Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak, Senin (14/05/2018).

Aksi tersebut berjalan dengan lancar yang diawali pada pukul 09:00 WIB.di area tambak udang tersebut dan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak keamana kepolisian.

Saat di temui Yudi Guntara kordinator aksi disela-sela aksi berlangsung."Mengatakan.adanya pembangunan tambak udang di sini bukan menjadi potensi baik di pantai binuangen, melainkan merusak lingkungan wisata serta terancam perekonomian para nelayan akan mengalami penurunan.

"Tidak tau malu, aturan sudah ada tapi malah dilanggar, Seharusnya perhatikan dampak lingkungannya", katanya.

Keberadaan tambak udang tersebut di duga sudah melanggar perpres 51 tahun 2016 tentang sempadan pantai. Pasal 1 ayat 2. Bahwa,sempadan pantai adalah daratan sepanjang tepian pantai,yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai,minimal 100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat. Lihat saja pakta fisik bangunan yang terjadi saat ini. Sempadan pantai habis terkikis."Kata yudi.

Sementara itu,Galih Januar.saat orasi."Mengecam keberadaan tambak disana. "Adanya pembangunan tambak udang di area Wisata tersebut menurutnya berbenturan dengan beberapa aturan yang terjadi.  "Lihat saja sempadan pantai habis terkikis. Jadi kami menduga bahwa tambak udang disini tidak memiliki izin.Kalaupun ada ini berarti ada main dari rekomendasinya."Katanya.

Ia melanjutkan, Kami ingin ada pihak yang mengklarifikasi terkait pembangunan tambak udang tersebut, baik itu dari pihak perusahaan ataupun dari pihak pemerintah setempat."Katanya.

Sampai masa aksi membubarkan diri Pukul 12.30 WIB. dengan tertib,Pihak perusahaan pun tidak ada yang menemui.Dan massa mengancam akan turun kembali ketika dalam waktu dekat mereka tidak menemukan titik terang.

Dihubungi melalui telpon selulernya.Camat Wanasalam Cece Saputra."Menyampaikan. Proses perijinan perusahaan udang milik, PT. Persada Karya Lestari tersebut sudah di tempuh.  "Kalau masalah ijin mereka sudah lama menempuhnya dari sejak jaman pak camat Haji Karnaen (camat yang dulu)."Tapi, yang di keluarkan baru ijin prinsifnya saja. Dan Saya kira selama proses perijinan nya di tempuh dan ingin di lengkapi ga jadi masalah.proses sosialisasi kepada wargapun sudah dilaksanakan di kantor desa."Katanya.

Ia melanjutkan, Mengenai jalan desa yang digunakan oleh perusahaan.saya akan langsung tanya ke pihak perusahaan. Keberadaan  pembangunan  perusahaan itu esensinya adalah untuk kesejahteraan masyarakatTermasuk penyerapan tenaga kerja."Tutupnya.(Eli/Tanu)

KOMENTAR DISQUS :

Top