Indonesia English
Selasa, 07 April 2020 |
Politik

Masyarakat Banten Diminta Cegah Paham Radikalisme

Senin, 29 Februari 2016 18:57:29 wib - Komentar
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan.

SERANG,: Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengajak masyarakat Banten untuk mencegah masuknya paham radikalisme dan terorisme di Banten. Dalam pencegahan radikalisme tersebut masyarakat diminta bekerjasama dengan aparat keamanan, pemerintah dan tokoh masyarakat. Sehingga pencegahan paham tersebut dilakukan secara terpadu.

“Peran kepala desa, lurah, babinkamtibmas dan babinsa harus bersatupadu, sehingga mudah melakukan pengawasan secara terpadu terhadap paham-paham radikalisme dan terorisme yang masuk ke wilayahnya,” ujar Luhut saat besilaturahmi dengan Gubernur Banten, bupati/walikota, babinkamtibmas, babinsa,kepala desa/lurah serta tokoh masyarakat dalam rangka "Pencegahan Radikalisme di Masyarakat" di Halaman Mesjid Raya Al-Bantani KP3B, Kota Serang, Senin, (29/2). 

Luhut mengatakan, dalam kunjungan kerjanya ke Banten ada tiga hal penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat Banten, yakni pertama soal perkembangan ancaman terorisme karena ada beberapa hal yang harus dicermati terkait terorisme dan radikalisme tersebut di Banten. Kemudian persoalan narkoba juga menjadi ancaman besar bagi bangsa Indonesia serta yang ke tiga masalah ekonomi Indonesia termasuk juga menyangkut dana desa yang dikucurkan pemerintah. Di mana pada tahun pemerintah akan mengucurkan bantuan dana desa sebesar Rp 47 triliun, dari tahun sebelumnya Rp 21 triliun.

“Dana bantuan desa ini diharapkan bisa menangkal terorisme, karena faktor penyebab terorisme adalah masalah ekonomi. Dengan adanya bantuan dana desa ini minimal bisa berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” katanya.(YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top