Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Pendidikan

Mengasihi Sesama Teman Yatim

Rabu, 26 September 2018 12:42:25 wib - Komentar
pemberian santunan kepada anak yatim di SDN Cikande 1

Serang,(Banten88.com):Momen 10 Muharram atau sering dikenal dengan Lebaran anak yatim dijadikan sarana berbagi rezeki dan sedekah untuk membantu sesama. Kegembiraan 10 Muharam memang sepantasnya dibagi kepada anak-anak yatim piatu yang serba kekurangan. Seperti yang sudah dilaksanakan di SDN Cikande 1, kecamatan Cikande. Sekolah bersama tim gabungan paguyuban kelas I sampai kelas VI mengadakan kegiatan santunan 17 anak yatim di halaman sekolah. Setelah rangkaian acara santunan selesai, seluruh peserta didik kembali melakukan proses pembelajaran di kelas.

Guru pembina program kerohanian, SDN Cikande 1, Herlina, S.Pd mengatakan, kegiatan santunan anak yatim ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun ini, jumlah anak yatim yang disantuni hanya 17 anak, lebih sedikit dibandingkan tahun kemarin sebanyak 41 anak. Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat Suci Al Qur’an berikut saritilawahnya. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Komite sekolah, Windi, kepala sekolah Hj. Siti Laela, M.Pd, dan pengawas SD Dindikbud Kecamatan Cikande, Sugino, MM.Pd. Sebelum santunan ada acara hiburan berupa qosidah, pildacil, tauziah dari Dwi Lestari, siswi kelas V.

“Penyerahan santunan anak yatim berlangsung di sanggar SDN Cikande 1 (Insan Cendikia Gian Al Maariez). Pemberian santunan dimulai dari Ibu Kepsek dan para guru disusul ibu-ibu paguyuban kelas VI sampai kelas I. Ada juga dari perorangan sebanyak 3 orang,”kata Herlina, S.Pd kepada wartawan di sekolah, Rabu (26/9).

Sementara itu, Kepala SDN Cikande 1, Hj. Siti Laela, M.Pd berharap kegiatan menyantuni anak yatim setiap 10 Muharam dapat dijadikan sebuah tradisi yang baik dan banyak hikmah yang terkandung didalam kegiatan santunan juga menanamkan rasa kasih sayang antar teman yang kebetulan tidak memiliki keluarga yang lengkap.

“Jika kita suka menyantuni anak yatim dengan memberikan kasih sayang secara tulus dan ikhlas maka balasannya Surga. Dengan mengasihi dan menyayangi anak yatim maka akan melunakan hati kita. Dan jika kita gemar memberikan sedekah harta kepada anak yatim maka segala kebutuhan hidup kita akan tercukupi,”kata Hj. Siti Laela.

Ketua Paguyuban wali kelas 1, yang juga sebagai Komite Sekolah, Windi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik guru, wali murid maupun paguyuban dari kelas I sampai kelas VI yang telah mensuport dan membantu sehingga kegiatan santunan dapat berlangsung lancar. Windi berharap bukan hanya kegiatan ini saja namun di kegiatan lainnya juga bisa diselenggarakan semenarik mungkin.

“Kita dapat info dari guru kemudian disampaikan ke ketua paguyuban masing-masing kelas selanjutnya diteruskan ke orang tua murid. Jadi ada kegiatan kita komunikasi saja Ketua Paguyuban kelas 1 (Ibu Sirli), ketua paguyuban kelas II (ibu Merlin dan Cika), Ketua paguyuban kelas III (Adiart dan ibu Martin), ketua paguyuban kelas IV (Ibu Rara dan Azam), ketua paguyuban kelas V (ibu Salva dan Jalva), ketua paguyuban kelas VI (Ibu Valen).

Windi menambahkan, untuk jenis barang yang diberikan kepada anak yatim disesuaikan dengan kebutuhan dan bugjed paguyuban masing-masing. “Jadi jenis barang yang diberikan dalam santunan kali ini berupa uang, sepatu, tas, alat tulis, kotak tempat makan minum, mukena dan sarung,”pungkasnya.(Iman).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top