Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Nasional

Mentri Pariwisata Arief Yahya Membuka Secara Resmi Festival Pesona Tanjung Lesung

Jumat, 22 September 2017 20:50:45 wib - Komentar
Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya, Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati, di Beach Club, Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Jum’at (22/09/2017).

Pandeglang, (Banten88.com): Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 resmi dibuka penyelenggaraanya oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya, Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati, di Beach Club, Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Jum’at (22/09/2017). 

Festival yang bertemakan ‘Sport & Adventure’ ini akan berlangusng mulai dari 22-24 September 2017 dan menghadirkan banyak acara mulai dari tari tradisional, Rhino X Triathlon, International Paramotor Championship, MTB XC Race, Motor Bike Adventure dan Festival Kolecer & Bebegig, Sunset Trail Run, Kampung 7 Wonder of Banten, dan banyak lainnya. Wisatawan dapat menikmati banyak acara yang khusus untuk menghibur wisatawan yang datang. 

Pada sambutannya, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung ditarget dapat mendatangkan 1 juta wisman. Dengan begitu, katanya, dapat mengalihkan 1 miliar dollar atau Rp.13 triliun. Target itu akan dicapai jika tol Serang-Panimbang resmi beroperasi. 

"Target saya untuk Banten dengan icon Tanjung Lesung dan pesonanya itu 1 juta wisman. Artinya1 miliar dollar, artinya 13 triliun itu akan berdampak langsung kepada masyarakat," kata Menpar. 

Ia mengatakan target utama pengunjung Tanjung Lesung adalah warga Jabodetabek. Dengan demikian, untuk memenuhi target itu perjalanan yang harus ditempuh maksimal 2 jam. Jika tidak begitu, wisatawan yang datang dari Jabodetabek enggan untuk berkunjung ke kawasan wisata ini lantaran perjalanannya selama ini hampir memakan waktu 4 jam perjalanan dari Jakarta. 

"Ada 24 juta warga Jabotabek,  diharapkan mereka bisa berkunjung ke Tanjung Lesung. Karena mereka sudah biasa ke puncak, atau bandung,” katanya. 

“Market besar kita itu Jakarta. Orang Jakarta daya belinya jauh lebih tinggi dari masyarakat kita di Banten, tapi orang Jakarta tidak mau ke Pandeglang, Carita kalau lebih dari 2 jam (perjalanan)," sambung Arief. 

Gubernur Banten Wahidin Halim mengapresiasi dukungan Pemerintah pusat dalam pembangunan KEK Tanjung Lesung dan event-event yang digelar di Banten. Kegiatan Festival Tanjung Lesung, kata Gubernur, merupakan media promosi Pantai Tanjung Lesung yang telah ditetapkan sebagai lokasi pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan objek wisata lain yang ada di Pandeglang.

“Kita berharap adanya festival ini akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, khusunya ke Pantai Tanjung Lesung, dan umumnya ke objek wisata lain di Pandeglang,” ucap Gubernur.

Gubernur juga mengajak masyarakat Banten turut mendukung dan meramaikan Festival Tanjung Lesung ini. “Saya mengajak masyarakat beramai-ramai mengunjungi Festival Tanjung Lesung, sehingga gemanya lebih besar,” ajaknya. 

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, Festival Tanjung Lesung ini berhasil menarik hampir 5 ribu wisatawan yang memeriahkan festival ini dari seluruh daerah di Indonesia. 

"Hampir 5 ribu wisatawan yang memeriahkan festival ini, dari 7 pesona wisata di Banten ada 3 magnetnya yang bisa dijual di Pandeglang," katanya. 

Ketiga magnet tempat wisata itu, sebut Irna yaitu, Taman Nasional Ujung Kulon, Kawasan Wisata Pantai Carita, dan KEK Tanjung Lesung. Wisata alam yang hadir di Pandeglang ini dapat dinikmati oleh wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri. 

Sebelum pembukaan FTJ 2017, diadakan penandatangana kerjasama (MoU) antara Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita untuk pengembangan destinasi Tanjung Lesung. 

Empat MoU tersebut meliputi pengadaan lahan untuk homestay dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung oleh PT Banten West Java, pembangunan rumah makan Pangkep khas Makassar oleh PT Aneka TigaTiga Makmur, dan pembangunan fasilitas Spa oleh PT Safitri Sumitro Corpora.

"Dengan begini pengembangan Tanjung Lesung akan semakin cepat. Semuanya bersatu pemerintah dan swasta bersama-sama membangun Tanjung Lesung," ujar Menpar Arief di Tanjung Lesung, dalam keterangan resminya.

Pembangunan kawasan wisata Tanjung Lesung, dilakukan lintas sektoral, diantaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Banten serta Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Pada kesempatan ini juga dilakukan peletakan  batu pertama pembangunan Rhino Diving Center di kawsan. Beach Club. Tempat ini akan menjadi pusat pelatihan Diving yang akan melibatkan warga sekitar. (AZM)

KOMENTAR DISQUS :

Top