Indonesia English
Minggu, 29 Maret 2020 |
Pemerintahan

Minat Membaca Masyarakat Banten Meningkat

Jumat, 24 Maret 2017 21:53:22 wib - Komentar
Ajak Muslim. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan provinsi Banten.

SERANG,(Banten88.com): Kepala Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten Ajak Moeslim mengklaim, minat baca masyarakat Indonesia khususnya Banten sudah mengalami peningkatan. Hal tersebut berdasarkan fakta di lapangan dan jumlah kunjungan masyarakat Banten ke DPK Banten.
“Fakta di lapangan budaya baca saat ini sangat luar biasa meningkat. Hampir setiap orang memiliki handpon yang digunakan untuk berkomunikasi melalui pesan singkat melalui handpone,” kata Ajak, Jumat (24/3).

Ia menjelaskan, dengan adanya alat komunikasi yang mudah diakses seperti saat ini, maka pengguna handpon tersebut pasti membaca. Artinya, minat baca sudah meningkat luar biasa seiring perkembangan teknologi dan komunikasi. “Hal yang harus saya tegaskan adalah minat baca masyarakat,” katanya. 

Namun, lanjut Ajak, berdasarkan data yang ada saat ini, sebanyak 85 persen yang bawa handpon bukan membaca literasi. Tapi pengguna handpon lebih banyak membaca informasi komunikasi pertemanan dan bukan bersifat ilmiah. “Sisanya baru membaca karya ilmiah seperti jurnal dan perpustakaan online,” ungkap mantan Kepala Dinas Pendidikan Banten ini. 

Masih kata Ajak, kondisi tersebut bisa dimanfaatkan dengan memberikan arahan kepada masyarakat, untuk menggunakan handpon sebagai sumber informasi literasi atau karya ilmiah. Sehingga masyarakat tidak tertinggal dengan perkembangan teknologi yang saat ini sudah menikmati era digital.  “Salah satu arahan dan kebijakan yang DKP lakukan, agar masyarakat memanfaatkan handpon sebagai sumber informasi ilmiah dan literasi, pihaknya akan mengembangkan e-book,” terangnya. 

Saat ini, sambungnya, DKP sudah menyediakan 12 laptop bagi pengunjung yang ingin membaca buku melalui online. Bahkan, jumlah koleksi buku online tersebut akan terus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan pengunjung.

“Dengan adanya e-book ini, masyarakat Banten hanya tinggal meng-klik, dan langsung bisa menikmati membaca buku secara online tanpa harus datang ke perpustakaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini perhari jumlah pengunjung manual dan online ke DKP mencapai 600 pengunjung. Dari jumlah tersebut, angka pengunjung yang mengunakan buku manual lebih banyak, jika dibandingkan dengan online.  “Hal tersebut karena masyarakat Banten masih suka membaca manual, yang menggunakan buku,” imbuhnya.(ERN).

KOMENTAR DISQUS :

Top