Indonesia English
Senin, 04 Juli 2022 |
Nasional - Peristiwa

Mobil Ambulans Dibariskan Siap Bawa Korban Hercules

Rabu, 01 Juli 2015 17:44:11 wib - Komentar
KSAU Marsekal Agus Supriatna.

Jakarta, (Banten88.com) – Tim Basarnas telah berhasil meng-evakuasi korban pesawat Hercules. Sebanyak 139 jenazah utuh ditemukan dari puing-puing jatuhnya pesawat Hercules di Medan, dan jumlah korban jiwa dapat terus bertambah. Kecelakaan Hercules yang menimpa ruko dan sejumlah bangunan ini masuk dalam daftar kecelakaan pesawat dengan korban terbanyak.

Dilaporkan, pesawat C-130 tipe B itu membawa 121 orang, 12 di antaranya merupakan kru dan penumpang lainnya merupakan keluarga besar prajurit TNI. Pesawat menabrak ruko dan bangunan lain yang ada di Jl Djamin Ginting Medan, Selasa (30/6) kemarin.

KSAU Marsekal Agus Supriatna memastikan 121 orang yang ada di dalam pesawat tewas. Sedangkan korban jiwa yang berada di darat jumlah pastinya belum dapat dipastikan. Meski jumlah korban jiwa dari kecelakaan ini belum dapat dipastikan, namun insiden ini sudah masuk dalam daftar kecelakaan pesawat dengan korban terbanyak di Indonesia.

Menurut Agus, sebanyak 6 jenazah korban jatuhnya pesawat Hercules di Medan, Sumatera Utara, akan diterbangkan menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Saat ini untuk membawa jenazah para korban Hercules, petugas sudah menyaipakn sebanyak 13 ambulance yang sudah stand by terparkir di Halim.

Dari pantauan di apron Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, kemarin, satu persatu ambulance masuk dan kemudian dalam posisi siap antar. Setiap ambulance berwarna itu didampingi oleh tim kesehatan dari RS TNI AU. Tidak hanya ambulance, ada puluhan personel Paskhas turut disiagakan di lokasi.

Saat ini mereka tengah mendapat pengarahan karena rencananya prajurit-prajurit Paskhas ini lah yang akan mengangkut jenazah dari pesawat ke mobil ambulance. Sementara itu saat ini di Lanud Soewondo, Medan, ada 6 jenazah korban yang siap diberangkatkan ke Halim. Namun berdasarkan informasi yang didapat dari sumber di TNI AU, jenazah korban yang akan dibawa ke Halim berjumlah 9.

Rencananya Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko akan menyambut kedatangan jenazah korban kecelakaan Hercules milik Skadron 32 itu. Jenazah pun akan langsung diantarkan ke rumahnya. "Sesuai perintah, jenazah akan di bawa langsung ke rumah duka masing-masing sesuai permintaan keluarga," ujar Agus.

Sebanyak 12 kru pesawat Hercules C130 dengan nomor penerbangan A1310 yang jatuh di Medan, Sumatera Utara, Selasa siang, berasal dari Skuadron 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.  Menurut Kapentak Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Letkol Sutrisno, pesawat itu dipiloti Kapten Sandy Permana, dibantu dua kopilot, Lettu Pandu Setiawan dan Letda Dian Sukma.

Kru lain yang berada di dalam pesawat adalah seorang navigator bernama Kapten Riri Setiawan, juru radio udara Serma Bambang H, juru mesin BR Peltu Ibnu Qohar dan Pelda Andik S. Lalu, ada juru mesin udara II Pelda Parijo, instruktur load master Peltu Ngateman, load master II Peltu Yahya Komari dan Pelda Agus P, serta seorang kru bernama Prada Alvian.

Dikatakan Sutrisno, pesawat terbang pada 29 Juni 2015 dari Lanud Abdulrachman Saleh menuju Halim Perdana Kusuma. Pagi tadi, pesawat berangkat menuju Lanud Roesmin Nurjadin (Pekanbaru), Lanud Dumai, lalu Lanud Suwondo di Medan.  "Baru dua menit take off, (pilot) Hercules berencana kembali ke landasan pacu. Belum sampai, terjadi kecelakaan yang tidak terduga sama sekali," ujar Letkol Sutrisno. (Dang)

KOMENTAR DISQUS :

Top