Indonesia English
Jumat, 04 Desember 2020 |
Pendidikan

PAC GP Ansor Padarincang Cetak Kader Militan

Senin, 19 Oktober 2020 06:22:03 wib - Komentar
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) kecamatan Padarincang menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) angkatan II dari 16 sampai 18 Oktober 2020 di Pondok Pesantren Riyadus Solihin, Desa Ciomas, Kecamatan Padarincang kabupaten Serang, Minggu (18/10).

SERANG (Banten88.com): Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) kecamatan Padarincang menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) angkatan II dari 16 sampai 18 Oktober 2020 di Pondok Pesantren Riyadus Solihin, Desa Ciomas, Kecamatan Padarincang kabupaten Serang, Minggu (18/10).

Ketua pelaksana DTD, Jamaludin mengatakan kegiatan ini mengusung tema mencetak kader Ansor militan, siap merawat tradisi, menjaga ulama dan membentengi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan tujuan untuk memperkuat nilai-nilai Islam Ahlisunah wal jamah dan mempersiapkan generasi muda yang moderat, toleran serta dapat menerima perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Di tempat yang sama, Ketua PAC GP Ansor kecamatan Padarincang, Dede Adhari mengajak seluruh pengurus maupun kader untuk menjaga kekompakan, solid dalam membawa nama baik GP Ansor di kalangan masyarakat, apalagi nama Ansor sudah dikenal khususnya di kecamatan Padarincang.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Kabupaten Serang, Alvi Ruzabady menuturkan, kegiatan diklat terpadu dasar ini tujuannya untuk membangkitkan dan membumingkan kembali girh-giroh kaderisasi Nadhatul Ulama di wilayah kecamatan Padarincang dan mengembangkan kembali kader militan khususnya Ansor. “Para kader Ansor diharapkan dapat mengemban amanah para waliyulloh untuk menjaga para kyai, menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai ini, NKRI harga mati,”tegas Alvi.

Menurut Alvi, yang harus dipahami mengapa pelaksanaan DTD GP Ansor berlangsung di desa Cimas kecamatan Padarincang karena keberadaan Pondok Pesantren Riyadus Solihin ini sudah berdiri sejak tahun 1929 yang didirikan oleh kyai Halimi. Beliau merupakan orang Padarincang yang pertama kali menjadi pengurus Nahdatul Ulama (NU).

“Kita yakini ruh NU sebenarnya sudah lama ada disini,”pungkasnya. (Iman).

KOMENTAR DISQUS :

Top