Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Nasional - Pendidikan

Pawai Ta’aruf MTQ XXVI, Banten Tampilkan Atraksi Debus

Sabtu, 30 Juli 2016 12:08:00 wib - Komentar
Atraksi Debus dalam ajang pawai ta'aruf MTQ nasional XXVI di Kota Mataram, NTB

MATARAM,(Banten88.com): Provinsi Banten menampilkan atraksi Debus dalam ajang pawai ta'aruf  MTQ nasional XXVI di Kota Mataram, NTB. Atraksi Debus kesenian tradisional khas Banten sengaja ditampilkan dalam upaya mendongkrak pariwisata Provinsi Banten di tahun 2016.

Kepala Disbudpar Banten Opar Sochari mengatakan, tahun 2016 ini pihaknya mentargetkan 20 juta kunjungan wisatawan nusantara  bisa datang ke Banten. Oleh karena itulah, di perlehatan MTQ yang merupakan ajang tahunan nasional ini dimanfaatkan  Disbudpar Banten untuk mempromosikan pariwisata Banten.

“Karena potensi pariwisata Banten ini tidak kalah dengan Lombok, sebab Banten banyak memiliki potensi wisata seperti wisata budaya adat Baduy, wisata pantai ada Pantai Sawarna dan Anyer, dan wisata religi Banten Lama, dan masih banyak lagi,” kata Opar yang didampingi Kepala seksi kesenian Disbudpar Banten Rohendi, Jum’at, (29/7).

Opar mengatakan, adapun rombongan pawai ta’ruf yang diboyong oleh Disbudpar ke MTQ NTB ini untuk menampilkan atraksi kesenian khas Banten ini diantaranya adalah Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar  (BPPKB) Banten menampikan atraksi kesenian debus Pandeglang sebanyak 20 seniman, atraksi kesenian pencak silat, dan tarian khas Banten dari Sanggar Harum Sari dari Pandeglang.

“Bahkan rombongan pawai ta’ruf Banten mendapatkan antusias paling meriah dari masyarakat setempat maupun peserta lainnya,”terangnya.

Sementara Rohendi menambahkan, adapun tema yang diangkat dalam pawai ta’ruf Provinsi Banten ini megangkat tema dengan semangat untuk mengukir prestasi karena mengaji tradisi Banten.

“Bahkan mobil hias yang mengiringi pawai ta’ruf Banten melambangkan perpaduan masjid Banten Lama dan Masjid Raya Al Bantani, ini agar kita untuk mengingat terhadap ulama besar asal Banten Syekh Nawawi Albantani,”terangnya.

Pada bagian lain, Ketua harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Syibli Sarjaya mengatakan, kafilah Provinsi Banten sebanyak 43 peserta saat ini semuanya sudah melakukan registrasi pendaftaran kepada panitia. Artinya, mereka siap bertanding.

“Dari 43 peserta itu, 22 peserta inti dan 11 cadangan, Kita akan mengikuti tujuh cabang yang dilombakan,” katanya.

Lanjut Syibli untuk kafilah Banten dari ada empat cabang yang paling diunggulkan yakni tahfidz, tilawah, syahril Quran, dan fahmil Quran. Meski demikian, menurutnya semua cabang yang lombakan merupakan andalan.

Terkait peserta, lanjut Syibli, Kafilah Banten murni putra daerah. Ia menjelaskan karena MTQ kali ini menggunakan sistem online.

“Kita murni putra daerah, karena MTQ kali ini menggunakan sistem on line dan langsung terhubung ke pusat. Namun kita juga ada satu yang gagal, hal itu karena tidak match antara NIK KTP dan kartu keluarga, jadi tidak bisa ikut,” ujarnya. (yan).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top