Indonesia English
Minggu, 29 Mei 2022 |
Nasional - Hukum dan Kriminal

Pelaku Bom Alam Sutera Ditangkap di Serang

Rabu, 28 Oktober 2015 20:42:43 wib - Komentar
Rumah terduga teroris dijaga ketat anggota Tim Gegana Mabes Polri, Rabu (28/10/2015).

Serang, (Banten88.com) – Pelaku pengeboman Mall Alam Sutera Serpong Tangerang berhasil diringkus. Penangkapan itu berhasil dilakukan enam jam setelah peristiwa itu terjadi. Dari Serang, Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Densus 88/Anti Teror sudah mengamankan terduga pelaku pengeboman Mall Alam Sutera di sebuah rumah, tepatnya di Blok C9 Nomor 2 Bumi Indah Permai (BIP), Trondol, Serang-Banten.

Di perumahan itu, LO digerebek oleh puluhan anggota Tim Gegana Mabes Polri sekitar pukul 17.30 WIB petang. Dilokasi rumah tersangka, tim mendapati bom yang belum digunakan dan masih aktif.

Tim gabungan Densus 88 Antiteror Polri mengamankan seseorang berinisial LO yang diduga sebagai pelaku pengeboman Mall Alam Sutera.  Kepala Densus 88 Komisaris Besar Martinus Hukom membenarkan jika Tim gabungan saat ini sudah mengamankan LO di Kompleks Banten Indah Permai, Rabu sore. "Iya betul, pelaku bomnya sudah ditangkap," kata Martinus.

Martinus menjelaskan, pelaku adalah seorang pakar yang bekerja di bidang teknologi dan informasi (TI). Kantornya ada di kawasan Alam Sutera, Tangerang, tidak jauh dari Mall Alam Sutera.

Secara terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti menjelaskan, ada empat kejadian upaya pengeboman yang dilakukan oleh LO. "Kami sedang mengamankan bom yang belum digunakan di daerah Serang, tepatnya di Kompleks Banten Indah Permai. Bomnya masih aktif, sedang proses deactivate," kata Komisaris Besar Krishna Murti, Rabu (28/10) sore.

Menurut Krishna, dari empat percobaan, dua meledak dan dua lagi tak meledak. Adapun informasi sebelumnya disebutkan, ada tiga kejadian upaya pengeboman dengan yang meledak pada 9 Juli 2015 dan hari ini, sedangkan yang tidak meledak adalah pada bulan Agustus. Pelaku telah diamankan dengan barang bukti berupa bom aktif yang diurai oleh tim Gegana untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga masih menggali lebih dalam apa motif dari LO. "Detailnya nanti akan diungkapkan oleh Pak Kapolda," ujar Krishna.

Adapun ledakan di Mall Alam Sutera terjadi sekitar pukul 12.05 WIB di kantin karyawan yang berlokasi di lower ground (LG), dekat area parkir basement. Seorang karyawan tenant Borneo bernama Fian (24) terluka karena bom berada di dalam tempat sampah plastik yang berada di bilik toilet tempat Fian saat itu berada.

Saat itu, Fian sedang buang air besar. Posisi tong sampah plastik berisi bom berada di dekat kaki kirinya. Saat ledakan terjadi, Fian tidak bisa keluar seorang diri. Fian berhasil keluar setelah dibantu oleh temannya yang mendobrak pintu bilik toilet.

Bom di Mall Alam Sutera ini bukan yang pertama. Bom pertama meledak pada tanggal 9 Juli 2015, di dalam toilet dekat rumah makan Gula Merah. Sementara itu, beberapa karyawan menyebutkan bahwa ada bom lain pada bulan Agustus di toilet lantai tiga mal, tetapi tidak meledak. Semua bom ada di dalam toilet dan berdaya ledak rendah atau low explosive.

Ketika melakukan olah TKP, polisi telah mengantongi identitas orang yang diduga pelaku teror bom di Mal Alam Sutera. Setelah menyisir dan mendapat informasi tim Polda Metro Jaya dan Densus 88 bergerak menuju Serang, Banten, untuk mengejarnya.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, telah ada orang diduga pelaku diamankan oleh pihak kepolisian. Hanya saja Badrodin belum mau membeberkan identitas terduga pelaku tersebut karena masih dalam proses pemeriksaan.  "Memang benar sudah ada yang diamankan. Tapi belum tentu dia pelakunya, masih didalami, diperiksa dulu. Diamankan kan belum tentu dia pelakunya. Besok rilisnya," ujar Badrodin. (Dang)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top