Indonesia English
Minggu, 22 Juli 2018 |
Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Naikan Harga BBM Bukti Tak Pedulikan Rakyat

Senin, 02 Juli 2018 22:44:58 wib - Komentar
Ilustrasi.

LEBAK,(Banten88.com):  Kebijakan pemerintahan Joko Widodo menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal Juli 2018 dinilai akan membebani ekonomi masyarakat. Kenaikan harga BBM diyakini akan diikuti naiknya harga kebutuhan pokok, sehingga masyarakat akan tambah menderita dengan kebijakan tersebut.

Beberapa jenis BBM yang mengalami kenaikan sejak Minggu (01/7/2018) lalu diantaranya, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Solar Non PSO, dan Pertamina Dex, Senin (02/7).

Ajat, salah sorang pengendara roda dua mengaku tidak mengetahui jika harga BBM jenis Pertamax mengalami kenaikan. "Seharusnya ada sosialisasi dulu sebelum ada kenaikan BMM," kata Ajat kepada Banten88.com, Senin (02/7).

Senada diungkapkan Anton salah seorang sopir angkutan umum, ia mengaku keberatan dengan kenaikan harga BBM tersebut. Menurutnya, kenaikan harga tersebut dilakukan secara diam-diam tanpa pemberitahuan kepada masyarakat.  "Ini bukti pemerintah sudah tidak lagi pedulikan rakyat kecil," jelasnya.

Sementara itu, Pengawas SPBU Mandala, Rangkasbitung Deden H mengatakan, pihaknya mendapat informasi kenaikan harga BBM dari atasanya sejak pukul 00.00 WIB, Minggu (01/7) kemarin.

"Yang naik itu Pertamax dari Rp 8.900 menjadi Rp 9.500, harga Pertamax Turbo dari Rp 10.150 menjadi Rp 10.700, Dexlite dari Rp 8.100 jadi Rp 9.000, sementara jenis Solar Non PSO dari Rp 7.600 jadi Rp 7.800, dan Pertamina Dex dari harga Rp 10.100 menjadi Rp 10.500," tandasnya.(eli)

KOMENTAR DISQUS :

Top