Indonesia English
Minggu, 21 Januari 2018 |
Pendidikan

Pemprov Banten Berangkatkan 200 Warga Umroh

Senin, 03 April 2017 19:19:28 wib - Komentar
Pelepasan peserta Umroh Provinsi Banten 2017, di Mesjid Raya Albantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), kota Serang, Sabtu (1/4).

Pemerintah provinsi Banten melalui Biro Kesejahtraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten memberangkatkan 200 Warga untuk melaksanakan Umroh. Mereka diberangkatkan ke Tanah Suci lantaran telah berpartisipasi di bidang keagamaan.

Mereka diberangkatkan melalui bagian sosial keagamaan Biro Kesra dengan anggaran hibah lembaga yang didasari atas keputusan Gubernur Banten nomor 978/Kep. 65-Huk/2017, tanggal 24 Februari. Perinciannya dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) sebanyak 100 orang, Lembaga Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebanyak 50 orang, serta lembaga dan Badan Kantor Majlis Taklim sebanyak 50 orang.

Asisten Daerah II Pemprov Banten Ino s Rawita mengatakan, jemaah yang diberangkatkan merupakan orang pilihan yang direkomendasikan oleh lembaga keagamaan. “Mereka lah yang lolos seleksi untuk menjadi tamu Allah,” Katanya saat memberikan sambutan pelepasan peserta Umroh Provinsi Banten 2017, di Mesjid Raya Albantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), kota Serang, Sabtu (1/4).

Menurut ino, jalan menjadi tamu Allah berbeda-beda. Ada yang berangkat dengan uang pribadi, ada yang karena bantuan dari orang lain atau lembaga Pemerintahan. “Tunaikanlah dan manfaatkan untuk beribadah secara baik, dan laksanakan sesuai aturan serta syariat Islam. Berdoalah disana, doakan Provinsi Banten tetap aman, lebih sejahtra dan cepat maju,” pesanya.

Pemberangkatan Umrah yang dilaksanakan Pemprov Banten melalui Biro Kesra Setda Provinsi Banten rutin dilaksanakan setiap tahun.   Kegiatan ini harus dilanjutkan untuk memberi motivasi masyarakat yang memiliki prestasi di bidang LPTQ dan keagamaan lain. “Mudah-mudahan ini menjadi gebrakan untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang Agama, dan kedepan mungkin jumlahnya akan lebih banyak,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Banten Irvan Santoso mengatakan, pemberangkatan masyarakat Umrah sudah rutin dilaksanakan. Mekanisme pemberangkatannya tidak mengunakan hibah perorangan, tetapi hibah lembaga. “Dua tahun ini, mekanismenya melalui hibah lembaga sehingga untuk menyelesaikan melalui lembaga tersebut. Jadi kewenangan siap yang berangkat ada di mereka,” katanya.

Irvan berharap, dengan diberangkatnya mereka ke tanah suci akan memotivasi masyarakat yang lain untuk terus mengukir prestasi di bidang keagamaan. Bahkan, pihaknya kedepan berencana akan memberangkatkan orang-orang yang memiliki peran penting dibidang keagamaan lainnya. “Prestasi tidak hanya di lomba, tapi juga di sosial kemasyarakatan. Misalnya marbit mesjid, pemulasar jenazah. Nah, kami ingin mereka juga mendapatkan kesempatan karena peran mereka dimasyarakat cukup besar,” kata Irvan.(Advertorial).

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top