Indonesia English
Rabu, 20 Maret 2019 |
Pemerintahan

Pemprov Banten Tanyakan Kesanggupan Pemkot Serang Mengelola Banten Lama

Rabu, 09 Januari 2019 19:05:31 wib - Komentar
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumymemimpin rapat koordinasi dengan agenda kelanjutan proyek revitalisasi Kesultanan Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (9/1).

SERANG,(Banten88.com): Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan Pemprov Banten berkomitmen untuk membereskan revitalisasi kawasan Kesultanan Banten atau yang sebelumnya kerap disebut kawasan Banten Lama.

Terkait pengelolaan kawasan hasil revitalisasi tersebut, Pemprov menanyakan kesanggupan Pemkot Serang untuk melakukannya. “Tadi kita tanya ke Pak wali (Walikota Serang Syafrudin) terkait pengelolaan. Beliau menyatakan sanggup. Kalau tidak sanggup ya sebelumnya kan memang kita mau bentuk badan pengelola secara bersama-sama,” kata Andika usai memimpin rapat koordinasi dengan agenda kelanjutan proyek revitalisasi Kesultanan Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (9/1).

Hadir dalam rapat yang dipimpin Andika tersebut Walikota Serang Syafrudin, Pj Sekretaris Daerah Pemprov Banten Ino S Rawita dan sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah) dari pemprov dan pemkot yang terkait dengan proyek tersebut.

Diungkapkan Andika, pengelolaan oleh Pemkot Serang diharapkan dapat membantu pemkot untuk dapat meneguhkan wilayah Kota Serang sebagai daerah di Banten yang bisa menjadi ikon wisata reliji di Provinsi Banten. “Pada gilirannya kan itu akan membantu pendapatan daerah pemkot juga,” imbuhnya.

Hal tersebut, kata Andika, sangat relevan terkait dengan upaya pemprov membantu pemerintah kabupaten/kota di Banten untuk dapat berdikari dalam hal pengelolaan keuangan dan aset daerah. Seperti diketahui, kata Andika, Kota Serang relatif tidak memiliki potensi pendapatan sebaik yang dimiliki kabupaten/kota lainnya di Banten.  “Kabupaten/kota di Tangerang sudah jelas mereka memiliki potensi-potensi yang baik. Kabupaten Serang dengan industrinya, Lebak dan Pandeglang dengan pertanian dan pariwisatanya. Nah, Kota Serang dengan wisata reliji Kesultanan Banten ini harapannya,” papar Andika.

Terkait komitmen pemprov dalam proyek revitalisasi kawasan Kesultanan Banten itu sendiri, Andika menambahkan, tahun ini pemprov telah menganggarkan kembali dana sebesar Rp50 miliar di APBD 2019 murni. Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan ampitheatre dan kawasan terbuka hijau di sekitar zona inti yang pengerjaannya sudah hampir rampung dilakukan pemprov melalui anggaran di APBD tahun 2018 lalu.

“Nah, nanti semua hasil revitalisasi yang dilakukan pemprov itu akan dihibahkan kepada pemkot selaku pihak pengelola. Pemkot sendiri kan tahun ini harus fokus dengan pembangunan kawasan pedagang dan lainnya,” jelas Andika.

Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin mengaku sangat mendukung program pembangunan revitalisasi Kesultanan Banten ini. Karena ini merupakan ikon Kota Serang yang juga sebagai Ibukota Provinsi Banten. “Kaitannya dengan penataan pedagang kaki lima, sampah dan lalu lintas, kami Pemkot Serang siap,” kata Syafrudin. (ERN)

KOMENTAR DISQUS :

Top