Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Pemerintahan

Pemprov Siapkan Rp 487 Miliar Dana Hibah dan Bansos

Senin, 11 September 2017 22:02:01 wib - Komentar
Kepala BPKAD Banten, Nandy Mulya S

Serang, (Banten88.com): Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten akan menyalurkan sekitar Rp 487 Miliar untuk dana hibah dan Bansos. Namun untuk menyalurkannya harus sesuai pedoman yang telah disempurnakan.

Kepala BPKAD Banten, Nandy Mulya S mengatakan bahwa rencananya dana hibah akan diberikan kepada penerima sebanyak 174 badan, lembaga dan organisasi kemasyarakatan dengan nilai sebesar Rp 358,9 miliar. Sedangkan penerima bansos sebanyak 52.900 individu atau keluarga, 48 kelompok masyarakat dan 8 lembaga dengan total nilai Rp 128,9 miliar. Namun karena pedomannya sudah di sempurnakan maka perlu adanya sosialisasi agar tidak ada kesalahpahaman.

“Pemerintah pusat memberikan perhatian lebih, Pemprov menyempurnakan peraturan terkait dengan pemberian hibah dan bansos melalui perhub No 49 tentang pedoman pemberian hibah dan bansos yang bersumber dari APBD,” katanya kepada Tangerang Ekspres seusai acara sosialisasi Peraturan Gubernur Banten No. 49 tahun 2017 tentang pedoman pemberian hibah dan bansos kepada para penerima, di Hotel Horison Forbis, Kabupaten Serang, Senin (11/09/2017).

Dia menegaskan, untuk penerima hibah dan Bansos harus sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tidak ada penyelewengan dan berurusan dengan persoalan hukum. Karena setiap nilai rupiah yang dikeluarkan oleh Pemprov harus dapat di pertanggungjawabkan.

“Pergub tersebut mengatur mekanisme pemberian hibah dan bansos mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, pelaporan, pengawasan, serta pengaduan masyarakat dan sanksi bila melanggar aturan,” ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya sosialisasi tersebut, penerima dapat berkomitmen melaksanakan amanah yang sesuai dengan aturan, karena menurutnya pertanggungjawabannya bukan hanya berlaku di dunia semata, melainkan di akhirat pula.

“Banyak kasus-kasus pelaksanaan hibah dan bansos tidak mengacu dengan aturan, maka daripada itu dengan ini, diharapkan mereka dapat berkomitmen,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Anggaran pada BPKAD Banten, Agus Setiyadi mengatakan, ada sebanyak 200 penerima yang hadir dalam sosialisasi tersebut. Dan mereka diberi pemahaman terkait mekanismenya. Sehingga tidak ada pelaksanaan yang melenceng.

“Para calon penerima harus memahami mekanisme mulai dari perencanaan sampai pada pertanggungjawaban penggunaan dana hibah maupun bansos tersebut, agar pelaksanaannya sesuai dengan aturan Perundang-Undangan,” katanya. (ERN)

KOMENTAR DISQUS :

Top