Indonesia English
Minggu, 29 Mei 2022 |
Pendidikan

Polisi Bagikan 1000 Pensil Bagi Murid SDN 1 Kragilan

Rabu, 23 Agustus 2017 10:56:45 wib - Komentar
Kapolsek Kragilan Kompol Tosriadi Jamal, membagikan 1.000 pensil kepada murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kragilan, Rabu (23/8/2017).

Serang, (Banten88.com): Dalam mendukung dan mengembangkan program belajar mengajar “Pintar Bersama Polisi”, Kepolisian Sektor (Polsek) Kragilan membagikan 1.000 pensil kepada murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kragilan, Rabu (23/8/2017). Program pendidikan yang sudah berjalan lebih dari 2 bulan ini merupakan tugas Polri dalam membantu mencerdaskan anak-anak Indonesia serta cinta tanah air.

“Pemberian 1.000 pensil ini merupakan bagian pengembangan program yang sudah kami jalankan dalam meningkatan mutu pendidikan. Insya Allah pemberian pensil ini berkelanjutan,” ungkap Kapolsek Kragilan, Kompol Tosriadi Jamal kepada wartawan.

Dikatakan Kapolsek, selain memberikan 1.000 pensil, pihaknya juga memberikan buku tulis. Namun berbeda dengan pemberian pensil yang merata, pemberian buku tulis ini dilakukan setiap hari dan hanya diberikan kepada murid-murid yang bisa menjawab pertanyaan yang sudah diajarkan sebelumnya.

“Bentuknya seperti reward (hadiah). Sistem ini kami jalankan agar murid-murid berlomba-lomba untuk belajar, mengingat apa yang kami sudah ajarkan,” ujar mantan Kanit Reskrim Tambora, Jakarta Barat ini.

Dimata Kompol Tosriadi Jamal, personil kepolisian tidak hanya melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta sebagai penegak hukum namun personil Polri juga harus ikut mencerdaskan anak-anak bangsa. Melalui program Pintar Bersama Polri (PBP), dirinya berusaha meluangkan waktunya 2 jam setiap harinya untuk mengajarkan mata pelajaran revolusi mental dan cinta tanah air di Sekolah Dasar Negeri 1 Kragilan. 

“Program PBP ini diajarkan setiap hari mulai pukul 06.30 hingga pukul 08.00 WIB,” kata Tosriadi.

Menurut Tosriadi, Revolusi mental merupakan suatu gerakan seluruh masyarakat baik pemerintah atau rakyat dengan cara yang cepat untuk mengangkat kembali nilai-nilai strategi yang diperlukan oleh Bangsa dan Negara. Revolusi mental juga mengubah cara pandang, pikiran, sikap dan perilaku yang berorientasi pada kemajuan sehingga menjadi bangsa besar.

“Melalui program ini, kami ingin menanamkan kedisiplinan dan kecintaan terhadap tanah air kepada murid SD. Dengan ditanamkan sejak dini, diharapkan para siswa kelak jika sudah dewasa dapat lebih menanamkan kecintaannya,” kata Tosriadi. (Okan)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top