Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Kesehatan

Ranta Soeharta, Provinsi Banten Bebas Rabies

Sabtu, 25 Juni 2016 20:18:24 wib - Komentar
Ilustrasi anjing terjangkit rabies.

SERANG,(Banten88.com): Selama tiga tahun berturut-turut Provinsi Banten bebas dari penyakit rabies yang disebabkan oleh gigitan anjing yang tertular penyakit rabies. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Banten Ranta Soeharta usai membuka rapat kordinasi pembebasan rabies di Banten.

Ia mengatakan, tiga tahun lalu masih ada beberapa kasus penyakit rabies yang terkena pada manusia akibat tertular dari hewan terutama anjing. Daerah yang paling banyak ditemukan kasus penyakit rabies tahun-tahun sebelumnya yakni di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
"Tahun ini kita targetkan mendapatkan sertifikat bebas rabies dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait,"kata Ranta.

Menurutnya, tujuan diadakannya rapat kordinasi Banten bebas rabies untuk meningkatkan koordinasi antar anggota komisi-komisi yang menangani pengendalian ''zoonosis'' dan stakeholder terkait dalam rangka mendukung program Banten bebas rabies tahun 2017.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten Agus M. Tauhid mengatakan, dengan diperolehnya sertifikat Banten bebas dari rabies akan memberikan keyakinan kepada masyarakat luar terutama para wisatawan, bahwa berkunjung ke Banten aman dari penyakit rabies. Sebab, biasanya dengan banyaknya kasus rabies di suatu daerah, akan mengurangi tingkat kunjungan pariwisata dan keiatan ekonomi lainnya karena khawatir dengan adanya rabies.
"Pertemuan kami hari ini ingin meyakinkan kembali kepada pemerintah pusat, bahwa Banten bebas dari rabies,"kata Agus M tauchid didampingi Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Edi Wiryana.(OKAN).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top