Indonesia English
Senin, 25 Maret 2019 |
Advetorial

Raperda Perlindungan Petani & Nelayan Minta Dibuat Terpisah

Selasa, 11 Agustus 2015 16:08:07 wib - Komentar
Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah menerima audiensi dari Sekolah Demokrasi Serang di ruang rapat kerjanya, Senin (10/8/2015)

SERANG,(Banten88.com): Sekolah Demokrasi Serang meminta DPRD Provinsi Banten untuk membuat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Petani dan Nelayan secara terpisah. Permintaan tersebut disampaikan, Dedy Ramanta, perwakilan Sekolah Demokrasi Serang saat menggelar audiensi dengan Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah di Ruang Rapat Ketua DPRD di KP3B, Curug Kota Serang, Senin (10/8/2015).

Dikatakan Dedy, alasan pembuatan Raperda tentang Perlindungan Petani dan Nelayan dibuat secara terspiah, karena Pemerintah Provinsi Banten sudah menerbitkan Perda Nomor 5 tahun 2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. "Jumlah petani dan nelayan di Provinsi Banten juga sama banyaknya, jadi alangkah baiknya Raperda tentang Perlindungan Petani dan Nelayan dibuat secara terpisah agar penanganannya bisa lebih maksimal," kata Dedy.

Dedy berharap, pihaknya dilibatkan dalam proses penyusunan naskah akademik pembuatan Raperda tersebut. "Kami berharap ada arahan dari pak Asep (Ketua DPRD Provinsi Banten), agar kami dapat berkontribusi dalam proses penyusunan naskah akdemik Raperda ini. Terlebih lagi kami sudah melakukan kajian terhadap permasalahan petani dan nelayan, hasil kajiannya bisa jadi masukan," harapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah mengatakan, ia akan melakukan koordinasi dulu dengan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Baperda) DPRD Provinsi Banten. Mengingat dalam satu tahun DPRD hanya membuat 15 Raperda, yang terdiri dari 8 Raperda usul Gubernur Banten, dan 7 Raperda inisiatif DPRD.

"Pada prinsipnya saya sepakat Raperda tentang Perlindungan Petani dan Nelayan dibuat terpisah, tapi saya akan membicarakannya dengan Baperda DPRD Provinsi Banten. Mudah-mudahan hasil pemikiaran dan kajian dari Sekolah Demokrat Serang bisa diakomodir dalam pembuatan Raperda ini ," kata Asep mengakiri pembicaraan.(ADV).

KOMENTAR DISQUS :

Top