Indonesia English
Selasa, 09 Agustus 2022 |
Pemerintahan

Realisasi fisik triwulan I APBD Banten 2015 sebesar 11,96 %

Kamis, 23 April 2015 23:41:53 wib - Komentar
Rapat Evaluasi Triwulan I APBD Banten 2015

SERANG,(Banten88.com): Realisasi  fisik triwulan I APBD  Banten 2015  sebesar 11,96 %  hal ini terungkap saat  Plt. Gubernur Banten H. Rano Karno, S.IP memimpin Rapat Evaluasi Triwulan I APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2015 yang berlangsung di Aula Pendopo Gubenur Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Palima Kota serang, Banten. Kamis (23/04).

Dalam rapat evaluasi tersebut komponen belanja daerah terdiri dari belanja langsung sebesar 44,95 % dan belanja tidak langsung sebesar 55,05 %.

Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Prov. Banten E. Kusmayadi dalam laporanya mengatakan,  hasil evaluasi yang telah diperoleh pada  triwulan pertama  APBD Provinsi Banten terdiri dari pendapatan 7,6 trilun, belanja daerah 8,9 trilun, dan pembiayaan 1,3 trilun.

Komponen belanja daerah terdiri dari belanja langsung sebesar 44,95 % dan belanja tidak langsung sebesar 55,05 %. Untuk belanja tidak langsung terdiri dari belanja pegawai sebesar 6,64 %, dan belanja non pegawai sebesar 48,41 %. Untuk belanja langsung terdiri dari belanja pegawai sebesar 1,93 %, belanja barang dan jasa sebesar 22,27 %, dan belanja modal sebesar 20,75 %.

Menurut Kusmayadi, Capaian kinerja secara keseluruhan Triwulan I APBD Prov. Banten Tahun 2015 adalah realisasi fisik sebesar 11,96 % dari target 19,39 % dengan deviasi sebesar – 7,58 %. Realisasi keuangan sebesar 7,8 % dan sisa anggaran sebesar 92,82 %.

Sementara itu ditempat yang sama  Plt. Gubernur Banten H. Rano Karno mengungkapkan, capaian realisasi ini dirasakan sudah cukup walaupun belum maksimal karena ini baru menginjak Triwulan I.

“Sekarang  inspektorat  perannya lebih dimaksimalkan  karena ada sistem akrual yang mengharuskan pendampingan agar tidak terjadi penumpukan sehingga pada akhir tahun dapat tercapai realisasi yang diinginkan,“ ungkap Rano Karno.

Mengenai persentasi nilai hijau, kuning dan merah menurut Plt. Gubernur Banten adalah hijau dan kuning lebih besar persentasinya dari warna merah.

“ nilai warna merah diisi oleh SKPD yang mempunyai anggaran besar misalnya Dinas BMTR dan Dinas SDAP “ ujar Plt. Gubernur Banten.

Dalam kesempatan itu juga Plt. Gubernur Banten mengungkapkan,  bahwa untuk saat ini pemeriksaan lebih menekankan kepada kualitas dan bersikap optimis dalam triwulan selanjutnya realisasi dapat tercapai sesuai target.

Ditambahkan Sekretaris Daerah Prov. Banten Kurdi Matin, pihaknya segera merumuskan formula baru dalam penentuan target. “ Sementara ini kenapa kecil ? karena tidak varian antara SKPD yang mengelola konstruksi dengan yang tidak, itu disamakan targetnya berbasis kebutuhan keuangan per triwulan sehingga targetnya hampir 20 % ke atas “ tegas Kurdi Matin.

Lebih lanjut Sekda Banten ke depannya akan merumuskan bahwa tidak semua SKPD harus flat targetnya misalnya untuk konstruksi targetnya dibawah 15 % dan untuk non konstruksi di atas 20 %. (YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top