Indonesia English
Senin, 17 Desember 2018 |
Nasional

REKTOR IPDN ERMAYA SURADINATA UTAMAKAN LAYANAN PUBLIC

Rabu, 11 Juli 2018 20:24:00 wib - Komentar
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Bandung (Banten88.com): PUTRA daerah Jawa Barat jika diberikan kesempatan untuk memimpin dalam kepemimpinan skala nasional, ternyata sama hebatnya dengan putra daerah lain di Indonesia. Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) saat ini dijabat Prof.Dr.Ermaya Suradinata kelahiran Purwakarta (Jabar) 5 Juni 1954.

Sebelum menjabat sebagai rektor IPDN, Ermaya adalah Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) periode 2001 - 2005. IPDN merupakan gabungan 2 kampus yakni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dengan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) yang kemudian dilebur menjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)  merupakan lembaga pendidikan tinggi kedinasan dilingkungan Kementerian Dalam Negeri. Tujuannya adalah menyiapkan calon pemimpin pemerintahan baik ditingkat daerah maupun pusat. Adapun rektor IPDN sebelum - sebelumnya antara lain Prof.Dr.H. I.Nyoman Sumaryadi putra Bali kemudian Dr. Suhajar Diantoro putra Riau dan kini Prof. Dr. Ermaya Suradinata putra asli Jawa Barat.

MENGUTAMAKAN LAYANAN PUBLIC

Kampus IPDN beberapa hari ini berbenah secara internal dengan menyiapkan ruangan khusus untuk Pelayanan Public. " Kami saat ini sedang melakukan perubahan dengan focus untuk pelayanan public ", demikian diungkapkan Plt.Biro II IPDN yang juga Kabag Umum H. Adam Ismail, S.Pd, M.Si pada media cyber Banten88.com.

Lebih lanjut Adam menuturkan, pembenahan ini dimaksudkan agar IPDN tidak dipandang masyarakat sebagai lembaga pendidikan yang exclusive. Karena keingintahuan masyarakat terhadap IPDN itu sangat tinggi, tambah Adam. Misalnya, bagaimana persyaratan seseorang ingin masuk menjadi praja IPDN hingga keingintahuan masyarakan untuk jenjang pendidikan S.1 dan S.2.

Semua rasa ingin tahu masyarakat itu, harus mampu dijawab oleh IPDN dengan cepat, tepat dan akurat. Gedung Pelayanan Public beserta leading sector dan staf yang sudah terlatih akan menjawab semua rasa penasaran masyarakat terhadap IPDN, papar Adam yang saat ini sedang kuliah untuk meraih gelar S.3. Gedung Layanan Public IPDN lokasinya cukup strategis dekat dengan pintu masuk tempat digodognya calon pemimpin bidang pemerintahan. Dilengkapi dengan staf yang terampil dan ramah, tempat duduk nyaman, sambungan telepon ke berbagai bagian, ruangan ber pendingin udara serta tempat parkir yang memadai. " Gedung Layanan Public IPDN ini merupakan tempat public untuk meminta informasi tentang IPDN dan kita fasilitasi, urai Adam lagi.

PENERTIBAN TAMU KE IPDN

Dalam kesempatan tersebut, Plt.Biro II IPDN ini juga menegaskan, Layanan Public IPDN diresmikan oleh Rektor IPDN bapak Prof.Dr. Ermaya Suradinata pada Rabu 11 Juli 2018. Ini juga menandai ditertibkannya para tamu yang memasuki kampus IPDN.

Tamu tidak diperkenankan lagi " nyelonong " masuk kampus namun harus melalui pintu utama yakni petugas pelayanan public. Tamu lalu didata secara administratif sebelum mengambil kartu pengenal yang bernomor seri.Selanjutnya dipersilahkan untuk  mengisi kolom identitas terkait nama, nomor hand phone, alamat, mau ketemu siapa dan keperluannya apa.

Dengan penerapan sistem ini, tegas Adam lagi sehingga tamu tidak langsung " masuk kedalam ",  Sekali lagi kami tegaskan, ucap Adam bahwa IPDN tidak bermaksud mempersulit siapa saja yang ingin bertamu. Tapi ketertiban akan saya tegakan disini. Sistem ini adalah dalam rangka tertib penerimaan tamu dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat  ", tegas adam yang juga pernah menjabat sebagai Kasubag Pengamanan Dalam (Pamdal). Adam dikenal sosok keras, tegas, disiplin dan admistrasi harus tertib. Meski ia top manager namun paham situasi lapangan. Pegawai yang ditengarai cara kerjanya lanca linci atau mencla mencle tentu akan bermasalah dengannya.( SS.)

KOMENTAR DISQUS :

Top