Indonesia English
Senin, 17 Desember 2018 |
Hukum dan Kriminal

Rumah Wartawan Dibobol Maling

Rabu, 05 Desember 2018 20:39:21 wib - Komentar
Korban Pencurian saat lapor Polisi.

SERANG,(Banten88.com): Rumah seorang wartawan harian lokal di Banten, Abdul Rojak di Perumahan Kharisma Gelam Asri, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang dibobol pencuri. Akibatnya 1 unit telepon seluler dan uang tunai Rp1 juta raib dibawa pelaku.

Korban Abdul Rojak mengaku kasus pencurian di rumahnya tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00, saat dirinya tertidur lelap dan baru menyadari rumahnya dimasuki tamu tak diundang sekitar pukul 07.00.

"Saat saya bangun tidur sekitar jam 7 pagi, saya curiga karena alarm HP tidak bunyi. Setelah dicek kamar tidur sudah berantakan," katanya kepada wartawan di Mapolsek Cipocok Jaya, Kamis (6/12).

Menurut Rojak, pelaku berhasil masuk ke dalam rumahnya dengan mencongkel jendela dengan menggunakan senjata tajam. Diduga pelaku yang menyatroni kediamannya lebih dari satu orang.

"Kalau dilihat dari kerusakannya, jendela dirusak pakai golok dengan cara dicongkel. Yang masuk satu orang kalau dilihat dari jejak kakinya," ujarnya.

Meski sejumlah barang berharga dibawa pelaku, Rojak mengungkapkan dirinya merasa beruntung pelaku tidak melakukan tindakan lebih. Sebab dia menduga pelaku masuk kedalam kamarnya sambil membawa senjata tajam.

"Yang saya khawatirkan korban membawa senjata tajam. Mungkin kalau saya bangun, ceritanya beda. Bukan hanya uang dan HP yang hilang, bisa jadi nyawa saya juga jadi taruhan," ungkapnya.

Sementara itu ketua RT Perumahan Kharisma Dalili mengaku kasus pencurian di perumahan bersubsidi tersebut, bukan hanya dialami Abdul Rojak. Masih di tahun 2018, rumahnya pun pernah menjadi sasaran pelaku pencurian.

"Memang ini cukup rawan. Sebelumnya rumah saya juga dibobol. Malah 3 Hp hilang dan uang Rp500, setelah itu kotak amal mushola juga hilang. Jika dilihat dari TKP, pelakunya masih sama, karena waktu itu rumah saya juga dicongkel pakai golok," katanya.

Guna mengantisipasi adanya kejadian serupa, warga sudah berinisiatif membayar jasa pengamanan. Namun kondisi perumahan yang masih minim Penerangan Jalan Umum (PJU), pelaku pencurian kurang terkontrol.

"Saya sangat berharap pengembang perumahan secepatnya memperbaiki fasilitas umum disini. Terutama penerangan dan jalan, karena ini cukup dibutuhkan warga perumahan. Jangan sampai, ada korban jiwa akibat ulah pencuri," pintanya.(Okan).

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top