Indonesia English
Minggu, 29 Mei 2022 |
Ekonomi dan Bisnis

RUPSLB Akuisisi Bank Pundi ke BPD Banten telah selesai

Jumat, 22 Juli 2016 17:46:33 wib - Komentar
(foto kontan.co.id)

SERANG,(Banten88.com): Akhirnya PT Bank Pundi dengan dihadiri dan disaksikan PT BGD dapat menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.  Kamis (21/7). Rapat tersebut dijadwalkan sebelumnya pada 11 Juli batal diselenggarakan karena pemilik saham dari luar negeri tidak hadir.

Direktur PT BGD Franklyn Paul Nelwan dihubungi wartawan melalui telpon genggamnya mengungkapkan, RUPSLB Akuisi Bank Pundi ke BPD Banten telah selesai dilaksanakan meskipun untuk kali kedua pemilik saham dari luar negeri tidak dapat menyaksikan proses tersebut.

 “Semuanya berjalan lancar. RUPSLB akusisi sudah selesai dan pihak-pihak terkait sudah sepakat. Jadi sekarang kita tingal menunggu fit and proper dari OJK (otoritas jasa keuangan, red). Dan agendanya sendiri belum ada kepastian dari OJK, kemungkinan minggu depan itu akan dilaksanakan, dan undangannya kalau tidak salah akan disampaikan ke kami besok (hari ini, red),”ujarnya.

Dijelaskan Franklyn, jika fit and proper selesai pada Mingu depan maka langkah yang akan dilakukan adalah proses penerbitan saham. “Awal bulan Agustus, kalau OJK memberikan rekomendasi kepada kami agar mengambilalih saham dengan penerbitan saham baru dari lama, maka dibulan Agustus kita sudah punya saham kurang lebih 25 persen,” ujarnya.

Dijelaskan Franklyn, proses penerbitan saham baru itu akan dilakukan tiga tahap sesuai dengan kesepakatan yang baru saja dilakukan pada RUPSLB PT Bank Pundi.

“Kita targetkan saham milik Pemprov Banten sekitar angka 67 sampai 68 persen. Tahap pertama sudah kami siapkan anggaran Rp300 miliar. Tahap kedua juga kita berharap sebesar Rp300 miliar dan ketiga sekitar Rp350 miliar,”katanya.

Franklyn  menerangkan,  untuk anggaran sebesar Rp950 miliar tersebut untuk tahap dua dan tahap tiga tergantung DPRD Banten.

“Untuk tahap kedua ini akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2016 yang akan selesai pembahasannya pada September mendatang. Jadi kita benar-benar harus dapat dukungan dari DPRD Banten, begitupun penerbitan saham baru pada tahap tiga akan dianggarkan dari APBD murni 2017,”katanya. 

Kesepakatan dalam RUPSLB Akuisi PT Bank Pundi ini katanya, telah diketahui oleh Gubernur Banten Rano Karno. “Saya tadi saudah sampaikan kepada timnya Pak Rano, dan saya rasa beliau sudah mengetahui. Tugas saya mengantarkan BPD Banten sudah selesai, tinggal nanti kedepannya seperti apa, dan proses penerbitan saham baru saja,”katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banten Muflikhah mengaku belum mengetahui mengenai proses RUPSLB tersebut.

“Yang saya dengar RUPSLB kemarin (tanggal 11 Juli) ditunda karena tidak kuorum, tetapi kalau yang sekarang saya belum dengar,”katanya.

Sebelumnya diberitakan Gubernur Banten Rano Karrno mengungkapkan untuk mengakusisi salah satu bank menjadi Bank Banten, anggaran telah disiapkan sebesar Rp950 miliar."Rp315 milliar dari APBD 2014, Rp250 dari APBD Perubahan 2015 dan di murni APBD 2016 sebesar Rp385 miliar,” jelasnya.

Senada dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Banten Luay Sovhani mengungkapkan, anggaran Rp950 miliar yang sebelumnya sudah disiapkan dari APBD 2014 tidak semuanya dapat digunakan.

“Memang dari Rp950 miliar, sebagian besar tertahan dan masuk ke kas daerah lagi. Kalau nanti di APBD Perubahan 2016 ini akan ada permintaan dari BGD Rp300 miliar, tentunya harus dibahas secara mendalam dengan pimpinan dan Banang DPRD Banten. Kebutuhan itu risetnya seperti apa,”terangnya.

Luay menambahkan, sejauh ini untuk APBD Perubahan 2016 DPRD belum menerima KUA PPAS dari pemprov.

“Kita belum dapat dari TAPD, KUA PPAS perubahan APBD 2016. Kita lihat dulu, dan itu perlu pembahasannya dari pemprov. Lagian nanti kita juga akan minta pandangan dari OJK,” katanya. (Okan).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top