Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Ekonomi dan Bisnis

Saham BUMI Dibilang Zombie, Ini Kata Direkturnya

Selasa, 07 Februari 2017 21:57:51 wib - Komentar
Ilustrasi Foto: Dikhy Sasra

Jakarta, (Banten88.com):   Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dapat julukan saham 'zombie'. Sebab, sahamnya sempat tertidur lama di posisi Rp 50 per lembar (saham gocap), dan perlahan-lahan bangkit kembali.

Direktur dan Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava, mengaku heran dengan julukan saham zombie tersebut. Bahkan, ia belum pernah mendengar istilah itu sebelumnya.

"Apa itu saham zombie? Kita harus tahu bahwa saham BUMI pergerakannya sangat cepat. Jadi ketika ada isu dia akan naik sangat tinggi, sebaliknya jika ada rumor buruk akan turun sangat cepat," kata Dileep usai RUPS di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Menurutnya, saat ini banyak sentimen positif dari internal perusahaan Grup Bakrie tersebut. Mulai dari restrukturisasi utang hingga prospek industri yang membaik.

Hal ini, kata Dileep, tentu mendorong harga saham perusahaan tambang tersebut. Hari ini saham BUMI berada di level Rp 464 per lembar, tak lagi jadi saham gocap.

"Sekarang restrukturisasi sangat positif, prospek industri juga sedang bagus, volume dan harga sedang menguat, outlook sektoral sangat bagus," jelasnya.

"Sekarang produksi 9,4 juta ton. Kita punya aset berkualitas, kita punya infrastruktur sendiri, kita punya pelabuhan, kita memproduksi listrik sendiri," ujarnya.

Saham berkode BUMI itu pernah menguasai lantai bursa sekitar tahun 2007-2008 sebelum krisis finansial global. Waktu itu, harga sahamnya mencapai titik tertinggi Rp 8.300 per lembar 16 Juni 2008.

Pasca krisis, saham-saham Grup Bakrie berguguran. Saham BUMI pun jatuh secara perlahan-lahan hingga akhirnya menyentuh level Rp 50 per lembar pada 28 Juli 2015.

Sahamnya sempat tidak bergerak sama sekali hingga Oktober 2015, tapi hanya bertahan di level Rp 60 per lembar untuk beberapa hari saja dan kembali menjadi saham gocap.

Hampir setahun saham BUMI berada di level gocap sampai akhirnya pada 10 Juni 2016 perlahan-lahan mulai bangkit ke Rp 51 per lembar dan terus menanjak.

Dari sini lah kemudian muncul istilah saham zombie. Saham BUMI juga menularkan kebangkitannya ke saham-saham Grup Bakrie lain yang selama ini diam di level Rp 50 per lembar untuk mulai bergerak di awal tahun ini. (Sumber : Detik.com)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top