Indonesia English
Minggu, 09 Mei 2021 |
Hukum dan Kriminal

Satuan Narkoba Polres Serang Tangkap 24 Tersangka & 1,7 Ton Ganja

Rabu, 03 Februari 2016 19:58:34 wib - Komentar
Kasat Narkoba Polres Serang AKP Bambang Supeno, S.Ik.. Foto Poskotanews.com

Serang,(Banten88.com): Satuan Narkoba Polres Serang berhasil meringkus 24 tersangka narkoba.  Bahkan, satu dari 24 tersangka merupakan gembong narkoba atas kepemilikan 1,7 ton ganja yang ditemukan didalam sebuah gudang di Kampung Cangkalang, Ds/Kec. Pabuaran, Kab. Serang awal Desember silam. Demikian diungkapkan AKP Bambang Supeno, S.Ik Kasat Narkoba Polres Serang ditemui di kantornya, Rabu (3/2).

AKP Bambang Supeno mengatakan, hasil kerja tim medio 1 hingga 31 Januari 2016 telah   menangkap 24 tersangka dan barang bukti selama satu bulan terakhir tak lain merupakan hasil pengembangan dan berkat dukungan dan kerjasama dari masyarakat.

 Dibeberkan Kasat, dari 24 tersangka, 8 diantaranya merupakan kasus sabu-sabu dan 16 lainnya merupakan kasus ganja dengan total barang barang bukti narkoba berupa 1,7 ton lebih ganja dan 3 gram sabu-sabu. 

Tersangka Badri alias Anom alias Ayah, 42, warga Ds/Kec. Pabuaran, Kab. Serang, pemilik 1,7 ton ganja diringkus Satuan Narkoba ditempat persembunyiannya di Kampung/Desa Cemplang, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Kamis (28/1). Tersangka yang merupakan residvis diringkus setelah hampir dua bulan jadi buruan petugas.

"Selain bandar, umumnya tersangka yang kita tangkap berperan sebagai kurir. Seluruh tersangka masih ditahan di Rutan Polres Serang," beber Kasat.

Ditambahkan Kasat, kasus 1,7 ton ganja dengan tersangka Badri ini merupakan yang terbesar yang pernah dibongkar Polres Serang,"ujar Kasat Narkoba Polres Serang AKP Bambang Supeno, S.Ik.

Bambang menegaskan dirinya tak akan pandang bulu dalam pemberantasan narkoba. Untuk itu, Kasat, meminta masyarakat agar menghindari, jangan pernah memakai apalagi menjual narkoba. Kasat juga meminta kepada masyaraat untuk tidak takut melapor jika melihat ada yang transaksi atau menemukan tempat yang dicurigai dijadikan penyimpanan narkoba.

"Jangan takut untuk melaporkan, jika masyarakat ada yang mengetahui transaksi narkoba ataupun tempat-tempat yang dicurigai sarang narkoba," pinta Bambang. (YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top