Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Nasional - Politik

SBY Umumkan Pengurus Demokrat Tanpa Ibas

Sabtu, 30 Mei 2015 20:38:46 wib - Komentar
Susilo Bambang Yudoyono

Jakarta, (Banten88.com) -Partai Demokrat diam-diam sudah menyusun bala tentara yang akan duduk di kepengurusan masa bhakti 2015-2020. Kepengurusan yang disebut-sebut tahap awal telah diumumkan oleh Ketum PD, Susilo Bambang Yudhoyono, di Multi Function Hall Rafles Hills, Cibubur, Sabtu (30/5).

Yang menarik, meski nama-nama kepengurusan itu sudah diumumkan, namun SBY dalam sambutannya mengatakan, kepengurusan sekarang kemungkinan masih bisa berubah sebelum dilegalkan oleh Kemenkum HAM Yasonna Laoly. "Penempatan posisi ini dengan catatan, jika sebelum pelantikan ada situasi khusus, misalnya ada orang yang sudah kita tetapkan tapi mengundurkan diri,  tentu akan kami lakukan koreksi," kata SBY.

Alasan  SBY kepengurusan bisa berubah, karena didasari dari pengalamannya sebagai Presiden di dua periode pernah mengalami kejadian serupa. Dari cerita pengalamannya, saat itu ketika menunjuk calon menteri banyak dinamika yang terjadi, karena itu terjadi bongkar pasang untuk memilih yang terbaik dan bersedia mengabdi.

"Ini belajar dari pengalaman, dulu ketika saya susun kabinet di masing-masing periode penuh dinamika, selalu ada ada situasi khusus dalam detik-detik terakhir,” jelasnya.

Dikatakan SBY, dia me-warning Kemenkum HAM dalam mengeluarkan surat keputusan untuk kepengurusan PD. Menurutnya, Kemenkum HAM tidak dalam posisi mengoreksi nama-nama pengurus yang diusulkan, sifatnya hanya melegalkan saja. "Tidak dalam untuk mengoreksi kepengurusan, hanya untuk mensahkan dan melegalkan saja,"ujarnya.

Dalam kepengurusan yang baru diumumkan, SBY tidak menempatkan Ibas diposisi  Sejken. Jabatan Sejken PD ditempati Hinca Panjaitan. Wakil Ketua Umum: Syarief Hasan, Roy Suryo, Djoko Udjianto, Nurhayat Ali Assegaf, Cornel Simbolon dan Mohammad Jafar Hafsah‎, dan yang mengisi Bendahara Umum Indrawati Sukadis.

Selain menjadi Ketum, Susilo Bambang Yudhoyono mengukuhkan dirinya sebagai anggota tetap majelis tinggi PD. Selain SBY, juga mengukuhkan Venjte Rumangkang sebagai anggota majelis tinggi. Baik SBY maupun Venjjte menjadi anggota majelis tetap, karena didasari keduanya merupakan sebagai penggagas berdirinya PD. "Saya dan Ventje adalah anggota tetap majelis tinggi," kata SBY.

Dikatakan SBY, Ventje tokoh penggagas lahirnya PD pada tahun 2001, loyalitas Ventje membawa PD sukses di kancah politik. (Dang)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top