Indonesia English
Senin, 17 Desember 2018 |
Pendidikan

SDN Pabuaran Cikande, Mengolah Limbah Kertas dan Plastik

Senin, 12 November 2018 10:29:11 wib - Komentar
Kegiatan pendampingan pengolahan sampah di sekolah

Serang,(Banten88.com): Warga sekolah SDN Pabuaran, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada perusahaan PT. Japf Comfeed Indonesia, Unit Cikande – Serang yang mengirimkan para pendamping dalam rangka pelatihan pengolahan sampah sekolah. Pelatihan dan praktek pengolahan sampah sangat dibutuhkan dan banyak manfaatnya bagi warga sekolah. Hal tersebut dikatakan Kepala SDN Pabuaran, Kecamatan Cikande, Subari, S.Pd kepada wartawan, di sekolah, Senin (12/11).

Subari mengatakan, tim yang berkunjung ke sekolah untuk melakukan sosialisasi pengolahan sampah dan sekolah hijau berjumlah dua orang yakni Misbahul Munir. S.P dan Dewi Ayum Sari. Mereka tiba di sekolah jam 10.00 Wib kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan dan praktek mengolah limbah kertas, plastik dan limbah organik.

“Peserta pelatihan pengelolaan limbah sampah antara lain unsur guru, unsur komite sekolah, paguyuban wali kelas (Ibu Sunani, Ibu Saiti, Ibu Widyawati, Ibu Nursidah, perwakilan pedagang (Ibu Saitem) dan kantin Sekolah (Ibu Sumiyati) berjumlah 20 0rang. Mereka antusias mengikuti kegiatan pelatihan dari awal sampai akhir,”katanya.

Subari berharap program praktek pengolahan sampah terus ditingkatkan dan berkelanjutan melalui kerjasama semua pihak yang terkait.

Salah satu Guru, Dendi Irawan mengatakan dalam praktek pemanfaatan bahan limbah/ bekas yang dimanfaatkan seperti botol plastik, kaleng plastik, plastik kresek, sendok plastik, plastik jajanan dan limbah organik. Hasil kreatifitas berupa barang seperti lampu lampion, tempat pensil, tas, pot tanaman, lampu hiasm vas bunga, bunga hias, tempat saji air mineral, kertas olahan dan kerajinan lainnya dari bubur kertas.

“Pengerjaannya relatif singkat misalnya membuat tempat pensil / vas bunga / tempat ait mineral memerlukan waktu 15-20 menit. Pre test dan pos test dan peserta menunjukkan antusias menjadi bagian dari pelatihan demi meningkatkan misi Sekolah hijau,”ujarnya.

Sementara itu, Pemateri  Misbahul Munir. S.P dan Dewi Ayum Sari menambahkan Program pendampingan pengelolaan sampah sekolah harus terus dilakukan dan ditingkatkan menuju keberhasilan Sekolah hijau. Menjadikan Sekolah tempat yang ramah bagi anak, meminimalisir sampah dan memanfaatkan kembali sampah yang ada. Proses sirkulasi ini agar lingkungan sekolah bebas dari sampah. (Iman).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top