Indonesia English
Minggu, 29 Mei 2022 |
Pendidikan

Sekda Ranta Banten Ajak Kepala Sekolah dan Pengaws Komitmen Tingkatkan Kualitas Sekolah

Senin, 30 Oktober 2017 17:40:21 wib - Komentar
Sekda Banten Ranta Soeharta

Pandeglang, (Banten88.com): Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ranta Soeharta mengajak kepala sekolah dan pengawas sekolah di tingkat SMA/SMK berkomitmen meningkatkan kualitas sekolah. Sekda mengatakan, kepala sekolah dan pengawas sekolah mempunyai fungsi yang sangat strategis, berperan penting untuk meningkatkan kualitas sekolah dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Mari kita sama-sama kedepan buat bagaimana caranya pendidikan kita lebih maju,” kata Sekda Ranta saat pembukaan Assesment bagi aparatur kepala sekolah SMA/SMK dan pengawas sekolah se-Provinsi Banten, yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten di Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Senin (30/10/2017).

Menurut Sekda, salah satu visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam rencana pembangunan kedepan adalah meningkatkan kualitas pendidikan yang bermutu dan berkualitas di Provinsi Banten. Untuk itu, kata Sekda, peran kepala sekolah dan pengawas sekolah sangat penting untuk mewujudkan misi pembangunan Provinsi Banten di bidang pendidikan.

“Saya kira kehadiran bapak dan ibu disini sangat penting, bahwa pendidikan harus menjadi prioritas, sama seperti visi misi Gubernur dan Wagub, termasuk kesehatan dan infrastruktur,” ucapnya.

Tantangan yang dihadapi para kepala sekolah dan pengawas, lanjut Sekda, untuk meningkatkan kualitas sekolah, kian lama kian berat karena tuntutan untuk meningkatkan kualitas sekolah terus meningkat. Selain itu, karena adanya perubahan regulasi. Sekda mengungkapkan, perubahan regulasi yang mengakibatkan peralihan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi menimbulkan tantangan besar, karena kewenangan Pemerintah Provinsi ditambah.

“Pendidikan kita masih sangat rumit, sarana prasarana, tenaga pendidik dan gedung sekolah, ini menjadi tantangan bagi kita. Saya perlu masukan dari bapak ibu sekalian, ayo kita diskusikan bersama untuk perbaikan kedepan,” ujarnya.

Terkait dengan Assesment, Sekda menjelaskan bahwa Pemprov Banten telah melakukan langkah-langkah strategis, salah satunya dengan melakukan Assesment bagi kepala sekolah dan pengawas. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran tentang berbagai kondisi individu dan lingkungan sebagai bahan dasar untuk memahami individu serta pengembangan program layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan.

“Peran kepala sekolah sebagai pimpinan pendidikan disekolahnya merupakan garda terdepan dalam membentuk generas muda pimpinan masa depan yang memiliki integritas, kepribadian dan menjadi tauladan dalam bertindak dan dapat menjadi pelopor integritas dilingkungan pendidikan,” jelas Sekda dihadapan 100-an peserta.

Kepala BPSDM Provinsi Banten Endrawati menjelaskan, pihaknya telah melakukan penilaian (assesment) terhadap puluhan kepala sekolah SMA/SMK se-Banten untuk menjadikan tunas integritas sesuai dengan arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut dia, assesment atau penilaian bagi para kepala SMA/SMK dan pengawas sekolah se-Banten tersebut merupakan agenda Pemprov Banten sesuai dengan arahan KPK, untuk menciptakan tunas-tunas integritas di kalangan pejabat atau ASN Pemprov Banten.

“Salah satu tes atau penilaian yang kita dilakukan dalam assessment ini melibatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengetahui eksekutif brain assesment atau Tes EBA,” jelas Endrwti.

Ia menambahkan, dengan tes EBA ini Pemprov Banten bisa mengetahui potensi untuk melahirkan dan membentuk kader-kader tunas integritas dan menggali potensi SDM untuk internalisasi revolusi mental yang dilakukan Pemprov Banten. (Okan)

KOMENTAR DISQUS :

Top