Indonesia English
Rabu, 08 Februari 2023 |
Peristiwa

SELAMAT JALAN SAHABATKU MAS DWI JATMIKO

Senin, 23 Januari 2023 19:39:30 wib - Komentar
Almarhum. Dwi Jatmiko.


Tangerang (Banten88.com) : DATANG berita menggelegar, berita duka. Seorang sahabat yakni mas Dwi Jatmiko, SE, MM, Ketua DPD SPSI 1973 Provinsi Banten yang juga pengusaha Catering, telah wafat belum lama ini.
Kabar pilu itu seperti menikam jantung saya. Padahal 4 hari sebelum mas Dwi Jatmiko wafat, saya sudah kirim W.A saya bertanya tentang bagaimana kondisi kesehatan, namun tidak ada respons. Sebulan sebelumnya mas Dwi Jatmiko kirim kabar ke saya dia sakit jantung. Beberapa minggu kemudian dia kabari lagi kalau Ginjalnya kena.

Ketika kabar wafatnya mas Dwi Jatmiko sampai ke saya, seolah-olah semua kenangan dan peristiwa bersamanya ketika saya masih di Tangerang, seakan-akan tergambar di benak saya. Sungguh pilu mengenangnya.
Selain aktif di SPSI, mas Dwi Jatmiko adalah salah satu Cagub Banten 2010 dan saya adalah Staf Khususnya bidang Media.

Mengawali kariernya di Jakarta setelah lulus SMA dari Blora (Jateng), sebagai jongos tukang cuci piring disalah satu rumah makan tenar di Jakarta.
Etos kerjanya yang luar biasa, gesit dan cerdas akhirnya menghantarkan ia dikemudian hari jadi bos Raja Catering yang kehadirannya amat diperhitungkan dan disegani.
Dari perjalanan hidupnya yang penuh warna, terbitlah buku berjudul : Dwi Jatmiko, Dari Jongos Menjelma menjadi Bos yang ditulis wartawan senior Seno Supono.
Mas Dwi Jatmiko adalah leader yang welas asih. Disuka semua karyawan dan juga lingkungannya serta teman-temannya.
Dari beliau lah saya banyak belajar kesabaran, politik praktis dan ilmu bisnis.
Sebagai bos, ia memahami benar kebutuhan karyawan. Tidak pelit, tidak sombong, tidak sewenang-wenang selalu ramah dan rendah hati. Sehingga orang semakin segan kepadanya.
Suatu saat mobilnya pernah ditabrak mobil lain. Dia tidak marah. Mengetahui kondisi ekonomi si sopir, ia beri uang dan sopir tsb disuruh pulang dan tidak ia laporkan pada Polisi.
SANGAT DERMAWAN
Dan jika dihitung diperkirakan sudah ratusan orang yang ia biayai Umroh ke Tanah Suci.
Ia secara rutin selalu bagi-bagi Sembako dilingkungannya.
Ia typologi leader yang tidak pernah marah. Bekerjasama dengannya sungguh nyaman suasananya.
Ia menyiapkan kantor yang sangat representatif dilengkapi peralatan computer yang amat modern pada eranya.
Meski ia boss besar namun tetap bersahaja. Santap di Warteg oka oke saja.
Selamat jalan sahabatku.Semoga Husnul Khotimah. Aamiin.(SS).
 

KOMENTAR DISQUS :

Top