Indonesia English
Minggu, 21 Januari 2018 |
Advetorial

Selamat Jalan Sang Maestro Yon Koeswoyo

Jumat, 05 Januari 2018 19:44:09 wib - Komentar
Yon Koeswoyo (kedua dari kiri) dalam formasi Koes Plus tampil untuk album Pop Keroncong Volume 2 tahun 1974.

Jakarta, (Banten88.com) - Kembali kita kehilangan penyanyi legendaris yang sudah malang melintang di dunia musik. Kabar duka menyelimuti dunia musik Tanah Air. Musisi sekaligus personel grup band senior Koes Plus, Yon Koeswoyo meninggal dunia. Kabar tersebut diterima Jumat (5/1/2018) lewat sebuah pesan singkat. "Innalillahi wainalillahi rojiun. Telah wafat dengan tenang Adik, Kakak, Ayah, Eyang tercinta Yon Koeswoyo (Koes Bersaudara/Koes Plus) pagi ini Jumat 5 Jan 2018," begitu bunyi pesan tersebut.

Kepada wartawan pengamat musik Bens Leo membenarkan kabar meninggalnya Yon Koeswoyo karena menderita penyakit yanag selama ini cukup menguras kesehatannya, "Benar, saya dapat kabar jam 5 pagi tadi dari Mas Nomo (kakaknya)," ujar Bens Leo.

Dikatakan Bens Leo, di usia senjanya Yon Koeswoyo menderita sejumlah penyakit. Ia pun sempat menjenguk mendiang Yon saat sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit. "Saya sempat jenguk enam bulan lalu. Beliau memang menderita sejumlah penyakit yang jadinya komplikasi. Salah satunya liver," ujar Bens Leo.

Yon Koeswoyo dikabarkan meninggal dunia di kediamannya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Sejak Koes Plus terbentuk di tahun 1960, Yon Koeswoyo menjadi salah satu personel yang masih aktif membuat Koes Plus tetap eksis bersama sang adik, Yok Koeswoyo.

Jenazah sang legenda disemayamkan dirumah duka Jalan Salak, Pamulang, Tangerang Selatan. Jenazah akan dikebumikan Sabtu esok hari di Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Yon Koeswoyo atau nama aslinya Koesyono Koeswoyo lahir pada 27 September 1940 di kota Tuban, Jawa Timur. Ayahnya adalah Raden Koeswoyo pensiunan Departemen Dalam Negeri.

Dalam perjalanan Koes bersaudara, kakak tertuanya Tonny Koeswoyo mengajak adik - adiknya yakni Nomo Koeswoyo, Yon Koeswoyo dan Yok Koeswoyo membentuk band Koes Bersaudara dan ia diposisikan sebagai vokalis utama sekaligus memainkan guitar rhythem. Jika hari ini ada lagu berjudul Bus Sekolah dan masih sering dinyanyikan, itu adalah lagu milik Koes Bersaudara.

Lagu-lagu Koesplus benar-benar melegenda karena mampu bertahan di 3 dekade pemerintahan yakni Orde Lama, Orde Baru dan Orde Reformasi. Yon juga ikut merasakan dinginnya penjara Glodog Jakarta Kota ketika keempat musisi Koes Bersaudara ditahan oleh Rezim Orde Lama selama 3 bulan. Namun akhirnya  dibebaskan tanpa proses hukum sehari sebelum  meletus peristiwa G/30 S PKI.

Musisi Koesbers dibui hanya karena menyanyikan lagu - lagu The Beatles sehingga dituduh tidak memiliki jiwa nasionalisme oleh pemerintah Orde Lama yang saat itu sedang giat - giatnya mengganyang nekolim Inggris dan Amerika. Ketika 1969 Koes Bersaudara bubar posisi drumer  yang semula diduduki Nomo diganti oleh Kasmuri dan nama band menjadi Koes Plus dengan formasi Tonny Koeswoyo ( Leader, arranger, penyanyi, penulis lagu, pemain gitar melody dan keyboardis ). Yon Koeswoyo (penyanyi utama, penulis lagu pemegang gitar rhythem). Yok Koeswoyo ( pencabik bas gitar, penulis lagu dan penyanyi untuk suara dua). Kasmuri ( Drumer, penulis lagu dan penyanyi).

Saat band berubah nama menjadi Koes Plus, Tonny sang leader memberi penekanan pada Yon. Mau pilih kuliah tapi grotal - gratul (belang bentong) atau main musik sekalian. Yon lebih memilih jalur musik dan keluar dari kampus Universitas Respublica atau kini Trisakti pada jurusan Teknik Arsitektur. Sebelum kuliah, ia adalah alumni SMATriguna, Jakarta Selatan.

Pilihannya meninggalkan kuliah ternyata tepat. Tahun 1970 hingga 1978, tidak ada satupun band Indonesia yang mampu menandingi popularitas Koes Plus. Keempat musisi Koes Plus begitu menjadi sangat terkenal. Isteri Yon, Susrini (kini telah berpisah) mengisahkan ketika suaminya sedang makan di sebuah restoran Padang dikawasan Tanah Abang, Jakpus. Dalam sekejap restoran tersebut dipenuhi para penggemarnya. Yon kabur lewat pintu belakang dan mobilnya ditinggal begitu saja, kisah mbak Susi demikian Susrini disapa akrab pada penulis.

Yon Koeswoyo meninggal di usia 77 tahun. Ia dikenal semasa hidupnya sebagai vokalis grup band legendaris Koes Plus Bersaudara. Selamat jalan untuk selama-lamanya, Yon Koeswoyo.(Seno Supono).

KOMENTAR DISQUS :

Top